MPN Indonesia 15 April 2026 – Davina Karamoy menegaskan dirinya Tak khawatir dicap negatif meski memainkan adegan intim bagian dalam sejumlah proyek serial terbarunya.
Pernyataan tersebut disampaikan bagian dalam konferensi pers serial Love & 10 Million Dollars Nan digelar di kawasan MH. Thamrin, Jakarta inti, pada Senin (13/4).
bagian dalam kesempatan itu, Davina menegaskan bahwa keputusan meraih peran tersebut merupakan bagian dari profesionalisme dan telah dipertimbangkan Seiring manajemen serta keluarga, di inti sorotan publik Nan kerap mengaitkan peran berbarengan kehidupan pribadinya.
Menanggapi stigma Nan terlihat di publik, Davina Karamoy menyebut hal tersebut berada di bagian luar kendalinya.
“Stigma itu kan ya out of my control, ya. Jadi itu memang pemikiran aja dari netizen atau siapapun. Tapi kalau dibilang ketakutan atau enggak, ya Niscaya harus available aja sih. Itu pekerjaan Saya juga sebagai aktor,” ucapan Davina bagian dalam konferensi pers, Senin (13/4).
Davina juga menegaskan bahwa setiap keputusan peran Nan ia serap Tak dijalankan secara sepihak.
Ia mengaku setiap saat berdiskusi berbarengan manajemen dan keluarga sebelum menyetujui sebuah proyek, terutama Nan Mempunyai adegan sensitif.
“Saya meraih proyek ini telah Niscaya dari Obrolan, management, keluarga, dan lain-lain. Dan proyek ke depannya juga Niscaya akan Majemuk,” tambahnya.
Perjalanan Karier Davina Karamoy
bagian dalam lumayan berlimpah orang tahun terakhir, Davina Karamoy tercatat makin hidup di industri seni peran berbarengan berbagai proyek Nan dijalani.
Ia dikenal melalui sejumlah judul seperti Ipar Ialah Maut dan Sugar Baby.
Davina memaparkan bahwa ketertarikannya terhadap alur kisah berperan keliru Esa alasan bagian dalam memutuskan proyek.
Ia menyebut Tak Seluruh tawaran ia raih, terutama Kalau Tak sesuai berbarengan preferensi kisah Nan ia anggap tangguh.
“Memang Saya juga Tak meraih semuanya. lumayan berlimpah lumayan berlimpah orang proyek Nan Saya tolak, tapi kalau memang Saya tertarik berbarengan ceritanya ya Niscaya Saya serap,” jelasnya.
Davina juga menyorot bahwa penilaian terhadap karya sebaiknya dijalankan secara menyeluruh.
Ia semoga publik Tak hanya berfokus pada adegan tertentu bagian dalam sebuah produksi.
(ELG/NID/RAD)