KM Intim Teratai kandas di perairan Nusa Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, usai diterjang gelombang setinggi Sekeliling empat meter, Selasa (17/2) mula saat. Sekeliling 140 penumpang dievakuasi bergantian, berbarengan juga Nan berenang ke tepi pantai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, berbisik pihaknya mendapatkan laporan kecelakaan kapal pada Selasa pagi.
“KM Intim Teratai bertolak dari Pelabuhan Babang pada 16 Februari pukul 21.00 WIT menuju Pelabuhan Bastiong Ternate. Namun pada pukul 04.45 WIT, kapal merasakan kandas dan miring di perairan Nusa Makian,” ujar Iwan bagian dalam keterangannya.
Menurut Beliau, kapal diterjang semilir kencang dan gelombang lebar ketika melintasi perairan Makian. Terjangan ombak Membikin kapal terombang-ambing hingga merasakan kendala mesin dan tak Bisa mengembangkan pelayaran.
Kondisi kapal Nan miring menimbulkan kepanikan penumpang. Mereka Berikhtiar menyelamatkan diri berbarengan kondisi seadanya, bahkan sebagian harus berenang ke pesisir pantai.
tidak akurat seorang penumpang, Lakai La Rudy, mengaku situasi ketika itu sangat mencekam. Ia bahkan sempat menginginkan Donasi agar Basarnas segera tiba.
“Mata pedih, lagi kecelakaan ini. Tolong hubungi Basarnas atau siapa. Saya lagi di daratan ini, di Pantai Makian eksternal,” ujar Lakai bagian dalam pesan Nan disalurkan ketika peristiwa.
Basarnas Ternate kemudian mengerahkan 21 personel memanfaatkan KN SAR Pandudewanata dan didukung KNP 358 milik KSOP Ternate menuju Letak peristiwa. ketika tiba, kapal Tetap bagian dalam wilayah kandas di pesisir.
Meski alur Pengungsian terjadi dramatis, seluruh penumpang dinyatakan selamat. Sebagian penumpang extra masa lalu dievakuasi Penduduk ke Desa Sabelei, Kecamatan Makian Barat, hasilkan beristirahat di Griya-Griya Penduduk.
Namun, Eksis Esa penumpang Nan merasakan cedera. Kakinya patah ketika alur penyelamatan. Kondisi terakhir, korban belum sadarkan diri tetapi telah dievakuasi ke Ternate.
Hingga Selasa sinar, KM Intim Teratai Tetap berada di Letak kandas. wewenang terkait berikut bersiaga menghindari perkembangan cuaca sekaligus mengerjakan penanganan lanjutan terhadap kapal tersebut.