Big boobs Pilu! Karyawati Pabrik di Semarang Dianiaya gegara Tolak Ajakan Berhubungan Intim


SEMARANG, iNews.id – Nasib memilukan dialami karyawati pabrik di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa inti. Beliau dianiaya cowok Nan dikenalnya hingga babak belur usai menolak ajakan berhubungan intim di Bilik kosnya, Pekan (14/12/2025).

Penganiayaan karyawati pabrik tersebut terwujud di area legalitas Polsek Bergas dan saat ini ditangani berbarengan sokongan Satreskrim Polres Semarang. Pelaku tercapai ditangani susut dari 4 jam setelah peristiwa.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy mengakui pelaku penganiayaan karyawati pabrik telah ditangani dan korban langsung mendapat perawatan medis.

“Pelaku telah ditangani dan ketika ini bagian dalam pemeriksaan Sat Reskrim. hasilkan korban bagian dalam keadaan sadar dan telah dilarikan ke RS Ken Saras hasilkan mendapatkan tindakan medis,” ujar AKBP Ratna Quratul Ainy dikutip dari iNews Joglo Semar, Senin (15/12/2025).

Korban ketika ini Tetap menjalani perawatan dikarenakan luka di bagian kepala dan Paras.

Kapolsek Bergas AKP Harjono menerangkan, korban penganiayaan karyawati pabrik berinisial AE (24) Penduduk Kabupaten Temanggung. Fana pelaku berinisial SA (32) Penduduk Kota Samarinda, Kalimantan Timur dan terungkap telah saling mengenal berbarengan korban.

Perampok Aniaya Karyawati Toko Helm di Brebes, Gasak Perhiasan Emas dan HP

lafal Juga

Perampok Aniaya Karyawati Toko Helm di Brebes, Gasak Perhiasan Emas dan HP

“Pada Sabtu sunyi hingga Pekan permulaan masa, korban Seiring Esa rekan wanitanya berkumpul Seiring tiga cowok termasuk pelaku dan ketiga cowok ini seruput minuman keras di area Pringapus,” ucapan AKP Harjono.

Sekeliling pukul 01.00 WIB, korban diantar kembali ke kos di kawasan Macan Wafat, Klepu, Kecamatan Pringapus. Setelah korban memasuki ke Bilik kos, pelaku menyusul ke Letak dan Sekeliling pukul 04.00 WIB Penduduk mendengarkan keributan.

“Setelah korban memasuki ke Bilik, pelaku Nan telah tahu kos korban Lampau tampak ke kos korban. Sekeliling jam 04.00 WIB pagi, tetangga kos mendengarkan keributan dari Bilik korban,” katanya.

Editor: Donald Karouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *