TERNATE, OT– Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara Beralih Sigap mengerjakan pendalaman terkait insiden kandasnya KM Intim Teratai di perairan Nusa Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Selasa (17/2/2026). Penyelidikan difokuskan ciptakan menyingkap adanya unsur kelalaian internal peristiwa tersebut.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Maluku Utara, Kompol Riki Arinanda, mengatakan bahwa pihaknya center membangun komunikasi berbarengan kuasa pelabuhan guna memeriksa tapak kerja keselamatan kapal.
“Dari pihak Syahbandar kita koordinasi sebelumnya kelak, ciptakan meninjau masalah apakah Eksis kelalaian selain dari Undang-Undang Pelayaran,” ujar Kompol Riki.
Kompol Riki menegaskan bahwa tahapan Penyelidikan akan dijalankan secara mendalam ciptakan menyaksikan apakah Eksis ketentuan lain Nan dilanggar di eksternal teknis pelayaran standar. Ia berjanji akan mengutarakan output temuan tersebut kepada publik setelah koordinasi berbarengan pihak terkait berakhir dijalankan.
“Kalau Eksis (temuan), kelak kita tetap koordinasi. Seperti apa temuannya, kelak akan kita sampaikan,” tambahnya.
Sebagai informasi, KM Intim Teratai merasakan kecelakaan ketika center menempuh perjalanan dari wilayah selatan Maluku Utara menuju Kota Ternate. Kapal diperkirakan kandas di area pinggiran perairan Nusa Makian Nan sempat menyebabkan kepanikan di antara para penumpang.
Hingga Warta ini diturunkan, tim penyidik Tetap terus mengumpulkan keterangan saksi serta data-data pendukung di lapangan ciptakan melindungi penyebab Niscaya kecelakaan dan menentukan pihak Nan bertanggung tanggapi atas insiden tersebut.
(ier)