Big boobs Modus Bunda di Sambas Rekam-Pamerkan Video Intim berbarengan Anak Laki-lakinya




Sambas

Seorang Bunda di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) ditahan polisi dikarenakan tega mencabuli anak angkat laki-lakinya Nan Tetap berusia 9 tahun. Parahnya, pelaku berinisial SK (38) itu merekam adegan intim berbarengan anaknya ciptakan kemudian dipertontonkan ke orang lain.

“Bunda ini berhubungan raga berbarengan anaknya. Kemudian divideokan,” ungkapan Ketua Humanity Women Children Indonesia (HWCI) Kalbar Eka Nurhayati Ishak kepada detikKalimantan, Selasa (27/1/2026).

SK merupakan penjual lontong sayur di kampungnya. Ia disinyalir setiap saat menunjukkan video adegan intim tersebut kepada pelanggan Pria Nan menurutnya meraih diajak kencan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Rekaman video itu ditunjukkan ke orang-orang Sembari menghadirkan diri. Setelah itu, melangkah perbicangan Nan menjurus ke ajakan berhubungan,” ungkapan Eka.

SK sekarang ditahan di Griya Tahanan Polres Sambas setelah diputuskan sebagai tersangka pada Sabtu (24/1/2026). Ia sebelum itu diinformasikan oleh HWCI Sambas.

Dari penyelidikan Satreskrim, terungkap bahwa SK mencabuli anak angkatnya pada 28 September 2025, di kediamannya di Kecamatan Paloh. Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko menjamin seluruh alur legalitas Melangkah secara adil, transparan, dan berlandaskan peraturan perundang-undangan.

Sadoko menegaskan Polres Sambas berkomitmen mengatasi setiap perkara Nan menyangkut anak, Wanita, dan Golongan rentan secara serius dan profesional sesuai berbarengan ketentuan legalitas Nan Beraksi.

“Penanganan kasus ini, dikerjakan berbarengan mengedepankan perlindungan terhadap korban,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 418 Bagian (2) Kitab Undang-Undang legalitas Pidana (KUHP) berbarengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

(des/des)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *