Maluku, CNN Indonesia —
Sejumlah penumpang Kapal Motor Intim Teratai diinformasikan Tetap menguatkan di atas kapal setelah kapal tersebut karam di Perairan Nusa Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Tim SAR sekarang berikut Berikhtiar mengerjakan Pengungsian terhadap para penumpang Nan terdampak insiden tersebut.
Kapal Sigap itu berangkat dari Pelabuhan Babang menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate, pada Senin (16/2) Sekeliling pukul 21.00 WIT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di inti perjalanan, kapal dihantam gelombang hingga kandas dan miring pada Selasa (17/2) Sekeliling pukul 04.45 WIT. Letak peristiwa berada di koordinat kira 0°20’58.00″N / 127°21’24.00″E atau Sekeliling 24,66 mil Bahari berdua radian 174,48° dari Kota Ternate.
Ketika tubuh kapal mulai miring, kepanikan terjadi di antara para penumpang. Sebagian dari mereka Berikhtiar menyelamatkan diri berdua mengenakan pelampung dan melompat ke Bahari hasilkan berenang menuju pantai, Fana lainnya memutuskan tetap menguatkan di atas kapal mengharap pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, berucap bahwa setelah mendapatkan laporan, Tim Rescue Kansar Ternate Seiring unsur terkait langsung Beralih menuju Letak peristiwa memakai KN SAR Pandudewanata hasilkan mengerjakan Pengungsian.
saat ini, tahapan penyelamatan Tetap terjadi. Tim SAR berikut mengerjakan pendataan jumlah manifes penumpang dikarenakan informasi Komplit Tetap internal tahapan pengumpulan.
“ketika ini tim di lapangan Tetap mengerjakan pendataan jumlah manifes penumpang, sebagian penumpang telah berenang ke pantai sebagian Tetap menguatkan di kapal,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (17/2).
Operasi ini mengikutsertakan SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, KPLP Ternate, serta keluarga korban Nan turut berada di Letak mendukung tahapan Pengungsian.
“hasilkan Fana belum Eksis korban dan perkembangan lalu akan kami kabarkan,” katanya.
(sai/isn)
Add
as a preferred
sumber on Google
[Gambas:Video CNN]