INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Upaya kontrol terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) terus diperkuat pasca kenaikan tarif BBM non subsidi. Jajaran Polsek Pangkalan Banteng anjlok langsung ke lapangan berbarengan menggelar patroli, penertiban, serta memberikan imbauan di sejumlah SPBU guna mencegah potensi penyalahgunaan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangkalan Banteng IPTU Agung Sugiarto Seiring jajaran, meliputi Kanit Reskrim, Kanit Intel, dan Bhabinkamtibmas. Konsentrasi kontrol diarahkan ke SPBU PT Sinar Tiara Lestari Nan berada di lorong A. Yani RT 60, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.
Di Letak, petugas Tak hanya mengerjakan pemantauan, tetapi juga memberikan arahan kepada operator dan pengelola SPBU agar menyalurkan BBM sesuai berbarengan regulasi Nan Beraksi. jejak ini dinilai Krusial hasilkan melindungi distribusi Melangkah transparan serta mencegah praktik penyelewengan.
Selain itu, masyarakat Nan center mengantre BBM turut disalurkan edukasi agar tetap tertib dan Tak saling mendahului. Penekanan ini dimaksudkan mencegah terjadinya antrean lebar Nan berpeluang menyebabkan kendala keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek IPTU Agung Sugiarto mengutarakan bahwa berdasarkan keterangan terbaru, ketersediaan BBM di SPBU tersebut Tetap internal kondisi terjamin, berbarengan rincian Bio Solar 8.000 liter, Dexlite 8.000 liter, Pertalite 16.000 liter, Pertamax 5.000 liter, Fana Pertamax Turbo hasilkan Fana belum ada.
“Kepolisian mengajak seluruh elemen, baik pengelola SPBU maupun masyarakat, hasilkan Seiring-Baju memelihara situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Masyarakat juga diminta segera melapor Kalau menemukan indikasi penyalahgunaan atau penimbunan BBM, sehingga mendapatkan segera ditindaklanjuti. Seluruh rangkaian kegiatan kontrol ini melangkah terjamin, Fasih, dan tertib.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian