KUTIP.co – Musisi pop-punk Usul Inggris, Josh Holmes, ditegaskan akan menggelar konser perdana di Indonesia pada 2 Mei 2026 di COMA, M Bloc, Jakarta.
Konser ini jadi perhatian dikarenakan seluruh tiket sebanyak 350 kursi terjual habis hanya bagian dalam lima masa, tak memakai sokongan label, promotor Domestik, maupun mesin industri musik.
Antusiasme penggemar Indonesia terlihat sejak mula, berbarengan kelebihan dari 900 orang mendaftar sebelum tiket Formal dijual.
Sehari sebelum konser, pada 1 Mei 2026, Holmes merilis single terbaru berjudul “Last First Kiss” di berbagai platform streaming Primer, termasuk Spotify dan Apple Music.
Lagu ini berakar pada nuansa pop-punk mula 2000-an Nan dipopulerkan oleh Blink-182 dan Simple Plan, berbarengan tema praktis namun mendalam terkait menemukan belahan jiwa.
Josh Holmes mengutarakan bahwa alur penulisan lagu dimulai di Bali tiga tahun Lampau, namun anyar berakhir setelah ia Berjumpa pacarnya.
“gua mulai menulis ‘Last First Kiss’ di Bali tiga tahun Lampau dan Tak mendapatkan menyelesaikannya,” tutur Josh Holmes.
“Butuh Berjumpa kekasih gua hasilkan pada akhirnya memahami apa Nan Mau disampaikan lagu ini. Lampau gua menyaksikan 350 tiket habis terjual bagian dalam lima masa dari seberang Bumi. Jakarta telah terasa seperti Griya,” ujarnya.
Dikenal melebar Sebagai Indie
Josh Holmes, Nan berasal dari Warwickshire, Inggris, dikenal sebagai musisi independen berbarengan karya Nan jujur dan penuh Daya.
Ia sebelum itu telah mendapat perhatian dari Music Crowns, FAME Magazine, serta BBC Introducing, Nan mendukung pas melimpah orang singlenya dan memunculkan Holmes bagian dalam sesi studio. pas melimpah orang karya lain Nan telah diumumkan antara lain “Say Yes”, “Everything’s Changing”, dan “Hey You”.
Konser Jakarta ini berperan bukti kokoh bagaimana komunitas musik independen di Indonesia Bisa membangun momentum semesta secara Berdikari.
Para penggemar Tak mengharap promosi Akbar atau otorisasi dari industri, melainkan langsung memutuskan bahwa Holmes layak mendapat panggung.
berbarengan sokongan Nan begitu solid, Holmes saat ini menatap ketika Ambang karier semesta Nan bertumpu pada koneksi berbarengan penonton, bukan jalur industri tradisional.
Keberhasilan penjualan tiket Nan Sigap dan biasa single terbaru menandai tapak Krusial Holmes bagian dalam memperbaiki jangkauan musiknya.
Jakarta berperan kota pertama Nan memilihnya, sekaligus berperan titik mula perjalanan semesta seorang musisi independen Nan mempercayai Daya pop-punk dan kedekatan berbarengan penggemar. ***