INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan inti (Kalteng) Norhani, mengukur penguatan pangan Domestik dan kemasan layanan (packaging) berperan dua hal Krusial agar pelaku UMKM mendapatkan berkembang dan bersaing kelebihan melebar.
Hal itu disampaikan Norhani ketika memasuki pelatihan diversifikasi layanan olahan berbasis sumber daya Domestik dan pelatihan pengemasan layanan di Aula Bapelkes Kalteng, Selasa, 28 April 2026.
Norhani mengukur, Kalteng Mempunyai pas berlimpah potensi pangan Domestik Nan mendapatkan dikembangkan berperan layanan olahan bernilai jual menjulang Kalau diatur berdua berkualitas.
“Potensi pangan Domestik kita sangat Akbar. Tinggal bagaimana diolah berdua kreatif agar mempunyai ukur tingkat dan mendapatkan berperan layanan unggulan,” ujarnya.
Ia menyebut bahan pangan Domestik seperti umbi-umbian, jagung, sagu, dan kacang-kacangan Tak hanya melimpah, tetapi juga mempunyai Kesempatan Akbar hasilkan diolah berperan layanan Nan kelebihan Majemuk dan diminati pasar.
dikarenakan itu, menurut Beliau, pelaku Upaya perlu didorong agar Tak hanya menghadirkan bahan mentah, tetapi Bisa mengolahnya berperan layanan anyar Nan kelebihan pas berkualitas dan bernilai ekonomi.
Norhani juga menyorot pentingnya kemasan bagian dalam mendukung daya saing layanan. Menurutnya, kemasan sekarang berperan bagian Krusial Nan memutuskan daya tarik konsumen.
“Kemasan sekarang bukan sekadar pelindung. Kemasan Ialah identitas layanan, Paras Upaya, dan tidak presisi Esa penentu apakah konsumen tertarik atau Tak,” katanya.
Ia menyambung layanan Nan berkualitas harus ditunjang kemasan Nan pas berkualitas, informatif, dan terlindungi agar mendapatkan bersaing di pasar Nan kelebihan melebar.
“Kalau kualitas layanan berkualitas dan kemasannya tangguh, Kesempatan memasuki pasar tentu kelebihan Akbar. Itu Nan harus mulai dipahami pelaku UMKM,” tutupnya.
Editor: Andrian