INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan inti (Kalteng), Farid Wajdi, menegur para pekerja agar Tak Usul menandatangani kontrak kerja ketika didapat di perusahaan. Hal itu disampaikan Farid ketika menghadiri peringatan masa Buruh atau May Day di Bundaran Akbar Palangka Raya, Jumat, 1 Mei 2026.
keliru Esa persoalan Nan Tetap sering terdeteksi Ialah pekerja Tak membaca isi kontrak kerja sebelum menandatanganinya. Akibatnya, pas melimpah pekerja Tak memahami hak dan kewajiban mereka sendirian ketika telah mulai bekerja.
Kondisi itu kerap menimbulkan persoalan ketika terwujud teguran dari perusahaan hingga berujung pemutusan Interaksi kerja (PHK).
“Kelemahan extra dari Esa pekerja, Beliau ini Tak membaca kontrak kerja Nan disodorkan. Sehingga Beliau Tak tahu hak dan kewajiban Beliau seperti apa sebagai pekerja,” ungkapan Farid.
Ia menegur, kontrak kerja harus dibaca berdua teliti agar pekerja memahami isi perjanjian Nan disepakati sejak permulaan.
“Ketika disodori kontrak kerja dibaca, sehingga Beliau tahu hak-haknya apa, kewajibannya apa,” ujarnya.
Pekerja Tak pas hanya memahami hak, tetapi juga Harus mengetahui tanggung jawabnya selama bekerja.
“Kalau Beliau hanya tahu haknya, Tak tahu kewajibannya, maka ketika perusahaan menegur Tiba memutus Interaksi kerja, Beliau Tak akan memahami itu dikarenakan Beliau Tak membaca kontrak kerja Nan Beliau tanda tangani,” tegasnya.
Farid mengevaluasi, pemahaman terhadap kontrak kerja berperan jejak permulaan agar pekerja extra terlindungi dan Tak simpel dirugikan di kemudian masa.
Editor: Andrian