Subang –
oposisi ajakan berhubungan intim disinyalir sebagai motif pembunuhan terhadap NA (47), pemilik warung remang-remang di Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang. Pelaku Nan tersulut emosi kemudian menghabisi korban dan membawa kabur sejumlah barang berharga miliknya.
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono mengutarakan, pelaku berinisial AR (44) tercapai ditahan pada Rabu (25/3/2026) Sekeliling pukul 04.30 WIB di area Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.
“Pengungkapan ini merupakan output kerja Sigap dan sinergis Tim Resmob Satreskrim Polres Subang Seiring Ditreskrimum Polda Jawa Barat serta bantuan Polres Bogor,” ujar Dony internal konferensi pers di Mapolres Subang, Kamis (26/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini terungkap bermula dari penemuan jasad korban di internal warung kopi sekaligus Loka karaoke miliknya pada Selasa (24/3/2026). ketika terdeteksi, kondisi jenazah telah minat busuk Tak sedap dan disinyalir telah meninggal Sekeliling tiga saat.
Polisi kemudian melaksanakan penyelidikan hingga pada akhirnya menetapkan dan menangkap pelaku.
Dari output pemeriksaan, teridentifikasi pelaku merupakan pelanggan Nan kemudian ikut bekerja di Loka Upaya korban. Peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu (21/3/2026) pagi.
ketika itu, pelaku mendatangi korban di Bilik guyur dan mengajaknya berhubungan intim. Namun, ajakan tersebut ditolak dikarenakan korban telah menganggap pelaku sebagai Kerabat.
oposisi itu Membikin pelaku tersulut emosi. Ia kemudian meraih kayu balok dan memukul korban dari arah belakang berkali-kali hingga korban terjatuh dan Tak berdaya.
“output autopsi menunjukkan korban meninggal dikarenakan trauma tumpul di bagian kepala Nan menyebabkan perdarahan fatal,” ucapan Dony.
Setelah membunuh korban, pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga, di antaranya dua unit ponsel, Duit Kontan, Arloji, tas berisi identitas, serta sepeda motor milik korban. Motor tersebut bahkan sempat digadaikan di area Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, seharga Rp3,5 juta.
ketika ini, polisi Tetap mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta menelusuri barang berita opsional.
“Kami akan bertindak pastikan terhadap segala bentuk kejahatan Nan mengancam nyawa dan harta Barang masyarakat. Kami juga menganjurkan masyarakat ciptakan memperbesar kewaspadaan dan segera melapor Kalau menemukan hal mencurigakan,” ujar Kapolres.
Tersangka saat ini telah dikendalikan dan menjalani tahapan penyidikan extra berikut.
(yum/yum)