INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan center (Kalteng) mengaku kesulitan mengevaluasi penyaluran Cicil Upaya masyarakat (KUR) dikarenakan informasi penerima Tak dibuka secara rinci kepada rezim area.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng Rahmawati berucap, informasi Nan diperoleh dari pihak perbankan selama ini hanya berupa gambaran Biasa penyaluran, seperti sektor Upaya penerima KUR.
“informasi Nan kami raih hanya sebatas gambaran Biasa, misalnya penyaluran di sektor perdagangan atau pertanian. Kami Tak meraih informasi identitas maupun url penerima,” ujarnya, Jumat, 1 Mei 2026.
Menurut Rahmawati, keterbatasan informasi itu Membikin dinas kesulitan mencocokkan penerima KUR berbarengan basis informasi pelaku Upaya Nan dimiliki rezim area.
Padahal, pencocokan informasi dinilai Krusial ciptakan menyaksikan apakah penyaluran KUR telah Pas sasaran dan presisi-presisi meraba pelaku UMKM Nan hidup di lapangan.
“Kalau informasi penerima meraih dicocokkan berbarengan informasi pelaku Upaya Nan kami miliki, tentu akan sangat menolong ciptakan Penilaian dan pembinaan lanjutan,” katanya.
Ia menyebut internal Lembaga koordinasi, pihak perbankan umumnya hanya mengemukakan jumlah ukur penyaluran dan jumlah penerima, tak memakai mengakses identitas penerima berbarengan alasan kerahasiaan informasi.
Kondisi itu Membikin rezim area hanya meraih berperan sebatas fasilitasi informasi dan pendampingan UMKM, tak memakai mempunyai kewenangan internal tahapan penyaluran maupun penentuan penerima.
“Kami semoga Eksis keterbukaan informasi Nan meraih diakses area, setidaknya ciptakan kepentingan Penilaian dan pembinaan UMKM agar program ini extra Pas sasaran,” pungkasnya
Editor: Andrian