INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Antrean lebar kendaraan menyusuri di sejumlah SPBU di Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan inti, Rabu (6/5/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan di lapangan Sekeliling pukul 07.00 WIB, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular hingga turun extra 1 kilometer dari area SPBU.
Sejumlah pengendara mengaku telah mulai mengantre sejak subuh demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Namun, Tak Seluruh Penduduk hasil meraih BBM dikarenakan terbatasnya pasokan.
“telah antre dari pagi, tapi belum tentu meraih. Kadang harus kembali dikarenakan BBM habis,” ujar keliru seorang pengendara di Letak.
Kondisi ini dikatakan telah menyusuri selama lumayan melimpah orang saat terakhir. Terbatasnya distribusi BBM di area tersebut menyebabkan lonjakan antrean Nan kokoh.
dikarenakan situasi ini, masyarakat harus menghabiskan Masa berjam-jam hanya hasilkan mengisi bahan bakar kendaraan.
Bahkan, Tak menurun Penduduk Nan pada akhirnya kembali tak memakai keluaran dikarenakan stok BBM Tak mencukupi tingginya permintaan.
Di sisi lain, kondisi tersebut juga dipakai oleh sebagian penjual BBM eceran Nan memasarkan berbarengan biaya berkisar Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per liter, terpencil di atas biaya normal.
Situasi ini makin membebani masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah Nan sangat bergantung pada kendaraan hasilkan aktivitas sehari-saat.
sampai saat ini, antrean lebar Tetap menyusuri dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
“Masyarakat semoga adanya tapak Sigap dan solusi konkret dari pihak terkait agar distribusi BBM kembali normal dan aktivitas Penduduk Tak makin terganggu,” pungkasnya.
Editor: Andrian