INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – wewenang Provinsi (Pemprov) Kalimantan inti (Kalteng) mulai menyalurkan Donasi Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tahap kedua di Kota Palangka Raya, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Penyaluran Donasi dimulai sejak pagi dan sebagai jejak lanjutan wewenang area internal menegaskan perlindungan sosial sekaligus merawat daya beli masyarakat.
Tahap permulaan distribusi menyasar tujuh titik di lingkungan Pemprov Kalteng, Merupakan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pendidikan, Bapperida, Dinas Perhubungan, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana berucap, program KHBS tahap pertama sebelum itu telah menjangkau Sekeliling 120 ribu penerima di seluruh Kalteng.
“Pada tahap pertama, penerima Faedah telah mendapatkan Sekeliling 120 ribu orang. Tahap kedua ini kami lanjutkan berbarengan alur Pembuktian agar Donasi akurat-akurat didapat masyarakat Nan berhak,” ungkapan Rangga.
Ia menerangkan, pada tahap kedua ini wewenang mendapatkan Sekeliling 74 ribu usulan melalui server daring dan Sekeliling 40 ribu usulan secara luring Nan sekarang Tetap internal alur Pembuktian.
Menurut Rangga, penyaluran tahap kedua sengaja dimulai dari Palangka Raya hasilkan menjamin alur pendataan, Pembuktian, dan distribusi Melangkah kelebihan terukur sebelum dilanjutkan ke area lain.
“Penyaluran kami mulai dari Palangka Raya. keterangan penerima diverifikasi ketat agar Donasi Pas sasaran dan Tak tumpang tindih,” ujarnya.
Donasi KHBS tahap kedua Tak hanya disalurkan internal bentuk bundel bahan pangan, tetapi juga Donasi Kontan sesuai ketentuan Nan Beraksi.
“Skema Donasi ini memang dipersiapkan ganda, Eksis bahan pangan dan Eksis Donasi Kontan. Harapannya mendapatkan mendukung kebutuhan Griya tangga sekaligus merawat perputaran ekonomi masyarakat,” Jernih Rangga.
Pemprov Kalteng menargetkan penyaluran KHBS di Palangka Raya berakhir internal pekan ini. Setelah itu, distribusi akan dilanjutkan ke kabupaten dan kota lain tertunda pada pekan kedua Mei 2026.
wewenang menjamin area Nan belum memasuki jadwal Primer tetap akan mendapatkan Donasi melalui mekanisme jemput bola atau distribusi langsung ke Letak penerima.
Editor: Andrian