JAKARTA, iNews.id – Kasus dugaan pencabulan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa center, kembali memunculkan bukti mengejutkan. Pengurus ponpes sekaligus tersangka, Kiai Ashari (51) disinyalir Mempunyai modus Spesifik hasilkan memperdaya para korban.
bukti tersebut diungkap internal konferensi pers korban Seiring pengacara Hotman Paris Hutapea di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (7/5/2026). internal kesempatan itu, korban hadir Seiring orang Uzur, kuasa legalitas hingga mantan pegawai pondok pesantren.
lafal Juga
Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ditutup Buntut Kasus Kiai Cabul, Begini Nasib 252 Santri
keliru Esa pengacara tim Hotman 911, Dewi Intan, mengutarakan tersangka disinyalir merayu korban berdua dalih Interaksi intim meraih menyembuhkan berbagai penyakit Nan Eksis di tubuh korban.
“Jadi, Masa mula Beliau merayu mereka berdua bilang bahwa hal ini meraih melunturkan Seluruh penyakit Nan Eksis di internal raga Anda. Ya itu berdua berhubungan seperti itu,” ujar Dewi Intan, Kamis (7/5/2026).
lafal Juga
disertai Hotman Paris, Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Pati Minta Pelaku Dihukum berat banget
“menghilangkan Seluruh penyakit, penyakit batin, penyakit segala-gala Nan Eksis di internal tubuh Beliau,” katanya lagi.
Menurut Dewi, para korban juga merasakan tekanan dan kekerasan apabila menolak permintaan tersangka. Bentuk kekerasan itu disinyalir dijalankan secara fisik hasilkan Membikin korban khawatir.

lafal Juga
Dijerat Pasal Berlapis, Oknum Kiai Tersangka Pencabulan di Pati Terancam 15 Tahun Bui
“Kalau misalnya mereka menolak, itu Baju juga sesekali dijalankan kekerasan berdua memukul kepala,” ujarnya.
Tak hanya itu, Dewi menyebut praktik dugaan pelecehan tersebut dijalankan secara bergilir terhadap santriwati lain apabila Eksis korban Nan menolak.
lafal Juga
Dampingi Korban Pencabulan Oknum Kiai, Hotman Paris Sentil Polres Pati
“Kalau menolak diganti lagi berdua santri lain, berdua santri lain, seperti itu berikut bergilir selama bertahun-tahun,” tuturnya.
Hotman Paris Nan mendampingi korban mengevaluasi tersangka disinyalir memanfaatkan dalih spiritual hasilkan mengakui tindakan asusila tersebut di hadapan para korban.

lafal Juga
Terungkap! Bapak Korban Pencabulan Oknum Kiai di Pati telah berita Polisi Sejak 2024
“Jadi dianggap Interaksi intim dan pelecehan itu merupakan Penawar mujarab gitu ya? Membersihkan diri. Kalau menolak dibentur kepalanya ya,” ungkapan Hotman Paris.
Kasus ini makin menyita perhatian publik setelah pelarian Kiai Ashari ujungnya berakhir. Polisi menangkap tersangka di area Wonogiri, Jawa center, Kamis mula saat (7/5/2026).
sebelum itu, Ashari memasuki internal registrasi pencarian orang (DPO) dikarenakan Tak memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwati di pesantren Nan diasuhnya.
Selama pelarian sejak 4 Mei 2026, Ashari dikatakan berpindah-pindah Letak hasilkan mencegah kejaran aparat. Beliau disinyalir sempat Beralih dari sejumlah area di Jawa center, Jawa Barat hingga Jakarta sebelum ujungnya tercapai diamankan polisi.
Editor: Donald Karouw