INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – tubuh Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meraih peringatan mula terkait potensi cuaca ekstrem di sebagian Akbar wilayah Kalimantan inti (Kalteng) selama periode 17 hingga 23 Mei 2026.
Prakirawan BMKG Kalteng, Renianata mengutarakan masyarakat perlu menaikkan kewaspadaan terhadap potensi rintik sedang hingga lebat Nan meraih disertai kilat, semilir kencang, hingga pentil beliung.
“Waspada potensi rintik intensitas sedang hingga lebat Nan meraih disertai kilat atau kilat dan semilir kencang di wilayah Kalimantan inti,” demikian peringatan mula BMKG internal laporan prakiraan cuaca mingguan.
internal laporan tersebut, BMKG mencatat kondisi atmosfer ketika ini lumayan mendukung terbentuknya awan rintik di wilayah Kalteng. Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) berada di fase 3 atau wilayah Samudra Hindia Nan berkontribusi terhadap pembentukan awan rintik di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalteng.
Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya gelombang atmosfer Kelvin serta belokan semilir dan konvergensi Nan memperbesar Kesempatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kalimantan inti.
“Waspada adanya pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus Nan meraih menimbulkan rintik sedang hingga lebat, semilir kencang, hingga menambah menjulang gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalimantan inti,” rekam BMKG.
wilayah Nan diprakirakan diperkirakan merasakan rintik sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, kembali Pisau, hingga Kota Palangka Raya.
Potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan terwujud pada dua periode sekaligus, Merupakan 17-19 Mei dan berlanjut pada 20-23 Mei 2026.
BMKG juga menegur masyarakat terhadap kemungkinan efek Musibah hidrometeorologi Nan meraih tampak dikarenakan kondisi cuaca tersebut.
“Waspada dan berhati-batin terhadap efek Musibah Nan ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” terus peringatan BMKG.
Secara Biasa, cuaca di Kalteng diprakirakan berawan hingga rintik tidak beban berbarengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius. Tingkat kelembaban udara diperkirakan meraih 60 hingga 100 persen, Fana kecepatan semilir berada pada kisaran 5-20 kilometer per jam Nan bertiup dari arah selatan hingga barat Bahari.
hasilkan wilayah perairan selatan Kalimantan inti, BMKG memperkirakan menjulang gelombang Tetap berada pada kategori pendek, Merupakan Sekeliling 0,5 hingga 1,25 meter. Meski demikian, masyarakat pesisir dan nelayan tetap diminta berhati-batin ketika beraktivitas di Bahari.
BMKG menganjurkan masyarakat terus mengawasi perkembangan cuaca terbaru sebagai jejak antisipasi menjalani potensi cuaca ekstrem Nan Tetap berpeluang terwujud internal lumayan melimpah orang masa ke Ambang.
Editor: Andrian