CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Eksis sesuatu Nan terasa spesial ketika dua musisi dari latar budaya berbeda Berjumpa internal Esa ruang musikal apalagi ketika ruang itu diisi soul, R&B, dan romansa mengenai perjalanan mendapatkan diri sendirian.
Tahun ini, penyanyi soul Usul Jepang, Nao Yoshioka inti memasuki babak mutakhir kariernya lewat album keenam bertajuk “SELF”, Nan akan dipublikasikan internal Masa tidak terpencil. Setelah melepaskan pas melimpah orang single seperti ‘In The Rain’, ‘You Got To Feel It’, hingga ‘Shadow’, Nao saat ini menyuguhkan lagu terbaru berjudul ‘Pieces of Me’, sebuah kolaborasi emosi emosi adem Seiring musisi Vietnam, Mỹ Anh.
internal wawancara Seiring CreativeDisc, keduanya berbagi romansa mengenai kolaborasi lintas bangsa ini, pengalaman panggung semesta, hingga bagaimana ‘Pieces of Me’ lahir dari Selera kesepian, perjuangan, dan tahapan mendapatkan diri sendirian.
Nao Yoshioka dan Kemungkinan meraba City Pop?
ketika ditanya apakah suatu saat ia tertarik mengeksplorasi city pop, genre Nan pas melimpah orang tahun terakhir kembali Terkenal secara semesta. Nao ternyata Tak menghentikan kemungkinan.
Menariknya, ide tersebut ternyata telah pas tidak terpencil berdua dunianya ketika ini.
“Saya kadang ditanya soal itu dikarenakan city pop sekarang Akbar sekali,” romansa Nao Sembari terkekeh. “Sejujurnya Saya belum pernah akurat-akurat memikirkan hasilkan Membikin city pop.”
Namun, ia mengaku tidak akurat Esa produser Nan sering bekerja dengannya, Debbie Morrison, pas melimpah terinspirasi musik Jepang, termasuk city pop.
“Beliau telah mengajukan pas melimpah orang lagu berdua vibe Nan sangat city pop. Jadi mungkin sebenarnya Saya telah on the track hasilkan melakukannya internal Masa tidak terpencil,” ungkapnya.
Kalau akurat terjadi, rasanya pas berkualitas membayangkan bagaimana city pop akan terdengar internal edisi Nao Yoshioka: soulful, emosi emosi adem, dan penuh nuansa gospel-R&B khas dirinya.
Mỹ Anh dan romansa Surreal Seiring Head In The Clouds
Fana itu, Mỹ Anh berbagi tidak akurat Esa saat elok paling tak terduga internal kariernya: tampil di Head in the Clouds Festival, festival milik 88rising Nan dikenal sebagai panggung Krusial sebar musisi Asia di skena semesta.
Lucunya, semuanya berawal dari sebuah DM Nan sangat random.
“88rising mendadak nge-DM Saya Hanya gunakan emoji kerlip,” romansa My Anh Sembari terkekeh.
dikarenakan kebingungan, ia bahkan sempat mengira pesan tersebut tidak akurat antar.
“Saya balas, ‘Hi… ini typo atau tidak akurat antar?’” kenangnya.
ternyata cover lagu ‘Distance’ milik Emily King Nan ia unggah ternyata ditonton oleh Sean Miyashiro dari 88rising.
Lampau tampak Soal Nan mengubah segalanya.
“Do you want to perform in LA in three weeks?”
“Dan Saya Hanya kayak… umph, okay?” ucapan Mỹ Anh.
internal Masa tiga Pekan, visa Amerika Perkumpulan berhasil didapat dan semuanya Beralih sangat Sigap.
“Itu pengalaman Nan gila tapi juga sangat eksternal Normal. Bahkan Tiba sekarang Saya Tetap Susah yakin penuh itu telah terjadi lima tahun Lampau.”
Tak hanya tampil, ia juga berkesempatan Berjumpa sejumlah musisi seperti DPR Ian, Rich Brian dan NIKI di balik panggung.
“They were incredible,” ujarnya.
Java Jazz: angan Nan berperan Realita hasilkan Nao
berbisik soal Indonesia, Nao juga tampak antusias mengenang saat elok tampil di Java Jazz Festival 2023 sebuah panggung Nan ternyata telah pelan ia impikan.
“Java Jazz sebenarnya tidak akurat Esa dream stage Lakukan Saya,” ungkapnya.
Nao mengaku berperan penggemar beban R&B dan neo-soul, terutama Erykah Badu. Bahkan, ia pernah mempelajari performa Erykah lewat video penampilannya di Java Jazz di YouTube.
“Jadi Masa Saya mendapat kesempatan tampil di sana, itu akurat-akurat terasa Tak terduga sekaligus membahagiakan.”
Tak hanya panggungnya, pengalaman berkeliling Jakarta juga meninggalkan kesan tersendiri.
“Saya sempat shopping, mengetes makanan, Berjumpa pas melimpah orang hebat juga. Tapi Nan paling Krusial, itu seperti tidak akurat Esa mimpiku pada akhirnya berperan Realita.”
‘Pieces of Me’: Ketika Dua Wanita Asia Saling Menemukan romansa Nan Baju
Meski tampak dari bangsa berbeda — Jepang dan Vietnam — chemistry antara Nao dan Mỹ Anh di ‘Pieces of Me’ terasa begitu natural.
ternyata, semuanya bermula ketika Nao menemukan musik Mỹ Anh Sekeliling tiga tahun Lampau lewat rekomendasi tim labelnya.
“Saya langsung tertarik musiknya,” romansa Nao.
Tak pelan kemudian, pertemuan tak sengaja berdua manajer Mỹ Anh di Australia mengakses lorong komunikasi hingga pada akhirnya kolaborasi ini akurat-akurat terjadi ketika Nao mulai mengerjakan album keenamnya.
“Saya sangat gembira Beliau Eksis di albumnya,” ucapan Nao.
Namun bagian paling pas berkualitas dari lagu ini ternyata bukan hanya musikalitasnya melainkan romansa personal di baliknya.
Menurut Mỹ Anh, ‘Pieces of Me’ lahir dari perbicangan lebar mereka mengenai pengalaman berperan Wanita Asia Nan mengetes membangun karier semesta.
“Kami sadar ternyata mempunyai pas melimpah pengalaman dan emosi Nan Baju,” jelasnya.
Sebagai Seniman Wanita Asia di industri semesta, mereka Baju-Baju pernah merasakan kesepian, rentan panutan, dan sering kali harus berjuang extra keras hasilkan yakin penuh pada diri sendirian.
“Kadang yakin penuh pada diri sendirian saja itu telah membutuhkan pas melimpah Upaya,” ujar Mỹ Anh.
Ia menyebut tahapan itu sebagai perjalanan introspeksi lebar bahkan shadow work hasilkan memilah Bunyi-Bunyi negatif dari eksternal dan tetap menemukan dirinya sendirian.
Dan di situlah ‘Pieces of Me’ menemukan maknanya.
“Pada pada akhirnya ini mengenai menemukan extra pas melimpah bagian dari diri kita, merasakan extra yakin penuh diri, dan Tenteram berdua diri sendirian,” katanya.
Eksis Selera tenteram Nan Mau dibagikan lagu ini, sebuah penerimaan bahwa kita mungkin Tak pernah tahu apa Nan akan terjadi besok, tapi setidaknya kita mendapatkan merasakan tentram berdua diri sendirian saat ini.
“Kami Tak Sabar Kembali ke Indonesia”
menghentikan wawancara, Nao mengutarakan pesan emosi emosi adem hasilkan pendengar Indonesia, terutama mereka Nan akan mendengarkan ‘Pieces of Me’ dan menantikan album “SELF”.
“Saya Tak sabar hasilkan kembali ke Indonesia dan tampil lagi di sana,” ujar Nao.
Ia bahkan semoga suatu saat mendapatkan membawakan ‘Pieces of Me’ langsung Seiring Mỹ Anh di Indonesia.
“Lagu ini sangat positif, mengenai menyayangi diri sendirian. ketika mendengarkannya, Saya impian kalian mendapatkan menemukan Selera Tenteram di internal diri kalian… dan semoga kalian mengagumi lagunya.”
Dan jujur saja setelah menyimak romansa di baliknya, ‘Pieces of Me’ memang terasa extra dari sekadar kolaborasi R&B Normal.
Ini Ialah pertemuan dua Usul Asia, dua perjalanan Hayati, dan dua Bunyi Nan Baju-Baju sedang belajar mendapatkan dirinya sendirian.
Simak interview selengkapnya berikut ini: