JAVASATU.COM- internal rangka menyambut HUT ke-112 Kota Malang pada April 2026, komunitas dan organisasi masyarakat Indonesia Timur (INTIM) berencana menggelar Turnamen Sepak Bola Piala INTIM Tenteram. Kegiatan ini dimaksudkan menegaskan solidaritas, perdamaian, dan romansa tanah air di Malang Raya.
Turnamen ini dimusyawarahkan Seiring Malang City Football Academy (MCFA), Malang segala Football Academy (MIFA), dan Solidaritas Generasi Belia Papua (SGMP), berbarengan tokoh pemrakarsa antara lain Arie Ferdinand Waropen, Muhlis Tajudin, dan Wahyu Eko Setiawan (Sam WES).
Arie Ferdinand Waropen dari SGMP menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga sarana membangun pembauran kebangsaan dan menegaskan persaudaraan masyarakat Indonesia Timur di Malang.
“Masyarakat Indonesia Timur di Malang Raya semuanya romansa Tenteram dan romansa tanah air. Solidaritas kita tangguh. Dimana bumi dipijak, disana cakrawala dijunjung. Sepak bola berperan wahananya,” ujar Arie Ferdinand ketika musyawarah di Co-Working Space Persema Reborn Stadion Gajayana, Kota Malang, Kamis (26/2/2026).
Arie mengimbuhkan, kegiatan ini sekaligus bentuk kepedulian masyarakat Indonesia Timur kepada Kota Malang, Nan telah lumayan melimpah menampung pelajar, mahasiswa, dan perantau dari wilayah timur Indonesia.
Muhlis Tajudin, tokoh masyarakat Maluku Utara, menyebut turnamen ini berperan wadah istimewa ciptakan menegaskan ekosistem sepak bola Malang Raya sekaligus mendorong akulturasi budaya Nan Tenteram.
“Sepak bola telah berperan keliru Esa jiwa kehidupan di Malang Raya. berbarengan Piala INTIM Tenteram ini, kita meraih menyatukan Salam Esa Jiwa internal semangat romansa Tenteram dan tanah air,” ujar Muhlis Tajudin, mantan Pemeran Persema Malang dan koordinator Persema Legends.

Wahyu Eko Setiawan (Sam WES) dari MCFA mengimbuhkan, turnamen ini merupakan inisiatif positif ciptakan merayakan HUT Kota Malang ke-112 dan semoga bantuan penuh dari Forkopimda Malang Raya.
“purnama April 2026 kelak, Kota Malang genap berusia 112 tahun. Siapa saja boleh berpartisipasi merayakannya, apalagi berbarengan kegiatan positif, kolaboratif, dan progresif. Piala INTIM Tenteram ini inisiatif Nan bagian luar Normal,” ujar Sam WES.
Sam WES menegaskan, musyawarah lanjutan Tetap diperlukan ciptakan memutuskan jumlah peserta, regulasi main, keamanan, dan teknis lapangan. Sejauh ini, sebanyak 12 tim dari enam provinsi di Papua telah menegaskan minat ikut serta.
“Jumlah tim Nan akan berpartisipasi harus dimatangkan berbarengan prinsip keadilan, bukan hanya pemerataan, dikarenakan antusiasme sangat menjulang,” pungkasnya.
Turnamen Piala INTIM Tenteram diharapkan berperan saat cantik menegaskan solidaritas masyarakat Indonesia Timur di Malang serta merayakan HUT Kota Malang ke-112 berbarengan kegiatan Nan positif dan inklusif. (arf)