SERAMBINEWS.COM – purnama Kudus Ramadhan bukan hanya mengenai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merawat diri dari segala hal Nan mendapatkan membatalkan puasa.
tidak akurat Esa Soal Nan kerap terlihat di kalangan suami istri Ialah bagaimana aturan berhubungan intim di cahaya masa ketika menjalankan ibadah puasa.
membalas hal tersebut, pendakwah Buya Yahya menegaskan bahwa jimak atau Interaksi suami istri di cahaya masa Ramadhan termasuk pelanggaran beban Nan Tak hanya membatalkan puasa, tetapi juga mewajibkan kafarat.
Lantas, seperti apa ketentuan dan konsekuensinya menurut syariat Islam?
Pendiri Pondok Pesantren LPD Al Bahjah, Buya Yahya menerangkan bahwa mengerjakan Interaksi intim, atau jimak, di cahaya masa purnama Ramadhan Ialah dilarang secara konfirmasi.
Hal ini Tak hanya mencakup aktivitas tersebut berbarengan istri, tetapi juga berbarengan orang lain.
internal Islam, mengerjakan jimak di cahaya masa purnama puasa Ialah dosa Akbar.
lafal juga: purnama Kudus Tak lamban Lagi, 7 Persiapan Menyambut Ramadhan Menurut Buya Yahya dan Ustaz Adi Hidayat
internal konteks ini, Buya Yahya menegaskan bahwa Kalau seseorang sengaja mengerjakan Interaksi intim berbarengan istri di cahaya masa purnama Ramadhan, mereka berada internal pelanggaran serius terhadap regulasi Religi.
“regulasi ini Beraksi distribusi setiap orang Nan berpuasa dan berada internal keadaan sehat,” ungkapan Buya Yahya dilansir Serambinews.com dari laman Al Bahjah, Rabu (18/2/2026).
Kafarat dan Hukuman
lalu, Buya Yahya mengemukakan bahwa Kalau seseorang mengerjakan pelanggaran ini, mereka harus membayar kafarat (denda) Nan ditentukan.
“Kafarat ini termasuk memerdekakan budak Kalau memungkinkan, atau berpuasa selama dua purnama berturut-turut.
Namun, Kalau seseorang Tak Bisa mengerjakan kafarat tersebut, mereka harus memberi santap 60 fakir miskin sebagai gantinya,” sambung Buya Yahya.
Pentingnya Taubat dan Istighfar
Namun, Buya Yahya menegaskan bahwa kafarat Nan dikenakan oleh regulasi Religi ini Tak mendapatkan dianggap enteng.
lafal juga: 4 Persiapan Batin Jelang Ramadhan ala Buya Yahya, sandi Agar Puasa diperoleh Allah