Big boobs dokumen, Ini 3 Penyebab dan Gejala Alergi ngentot Nan Perlu terungkap


Halodoc, Jakarta – Ketika mendengarkan ucapan “ngentot”, apa Nan terlintas di benakmu? Kisah percintaan, kebutuhan biologis, keinginan hasilkan Mempunyai keturunan, atau penyakit menular seksual? Bagaimana berdua alergi? Jangan keliru lho, Eksis sebagian wanita atau cowok Nan ternyata alergi terhadap ngentot atau aktivitas seksual

Interaksi seksual Nan semestinya menyenangkan dan berperan keliru Esa sandi keharmonisan Griya tangga, Malah berperan derita distribusi mereka Nan alergi terhadap ngentot. Lantas, apa saja gejala alergi ngentot Nan umumnya dialami pengidapnya? 

lafal juga: Ini Alasan cowok tidak menyusuri konsisten Berhubungan Intim dikarenakan Mr P Melengkung

1.Sensasi Terbakar Gegara air mani

Alergi terhadap air mani memang terbilang langka, tapi faktanya kondisi ini mendapatkan dialami segelintir wanita ketika berhubungan intim. Menurut studi dari jurnal Human Fertility berjudul “Testing for hypersensitivity to seminal fluid-free spermatozoa”, alergi terhadap air mani atau Hypersensitivity to Human Semen (HHS), kali pertama didokumentasikan pada ujung 1950-an.

Sejak ketika itu, terdapat lumayan melimpah laporan mengenai kondisi HHS di berbagai bangsa. Namun, prevalensi sebenarnya Tak terungkap secara Niscaya. Meski begitu, ketika ini HHS diinformasikan kembali sebagai kondisi Nan langka.

Lantas, seperti apa gejala alergi ngentot Nan berhubungan berdua air mani? Menurut The International Society for Sexual Medicine, gejala Biasa alergi air mani seperti bengkak, kemerahan, nyeri, gatal, dan sensasi terbakar di area itil. Gejala ini Baju terlihat Sekeliling 10-30 menit itil berkontak berdua air mani. 

Pada kelebihan dari Esa kasus, gejalanya mendapatkan terlihat di bagian tubuh lainnya Nan bersentuhan berdua air mani. Misalnya, kulit atau bibir. Hal Nan mengkhawatirkan, alergi air mani mendapatkan Membikin pengidapnya kesulitan bernapas atau anafilaksis (syok Nan disebabkan oleh reaksi alergi Nan beban). Tuh, seram kan? 

2.Ruam dan Gatal-Gatal dikarenakan Kondom

Selain air mani, kondom (khususnya kondom Nan berbahan lateks) merupakan keliru Esa penyebab alergi ngentot Nan perlu diwaspadai. Menurut David Lang, ketua di Cleveland Clinic Department of Allergy and Clinical Immunology, wanita kelebihan mungkin merasakan reaksi alergi terhadap kondom lateks daripada cowok. Kok mendapatkan?

lafal juga: 6 Hal Ini terjadi pada Tubuh Kalau Tak Berhubungan Intim

Alasannya, selaput lendir itil kelebihan Sigap menyerap protein lateks dari pada selaput di kontol. Ketika berhubungan ngentot, wanita berdua alergi lateks mendapatkan merasakan pembengkakan, kemerahan, ruam, dan gatal-gatal pada vaginanya.

“Paparan kondom pada selaput lendir pada wanita berdua alergi lateks mendapatkan menyebabkan reaksi sistemik Nan serius,” ujar David Nan dikutip internal laman Cleveland Clinic

Di samping itu, internal kasus Nan langka, alergi kondom mendapatkan menyebabkan syok anafilaktik Nan menyebabkan meningkatnya denyut jantung hingga kesulitan bernapas. 

3.Flu Setelah Orgasme

Pernah mendengarkan alergi ngentot bernama postorgasmic illness syndrome (POIS)? POIS Ialah alergi ngentot Nan terbilang langka. Seseorang Nan mengidap kondisi ini merasakan Majemuk keluhan setelah mendapatkan klimaks, alias orgasme (berkualitas berdua Kekasih atau masturbasi).

Rasanya sukar dipercayai, tapi faktanya orgasme Ialah keliru Esa penyebab alergi ngentot Nan mungkin dialami sebagian orang. Kira-kira seperti apa sih gejala alergi ngentot POIS?

Menurut Pakar di National Institutes of Health (NIH) – Genetic and Rare Diseases Information Center, pengidap POIS umumnya memunculkan gejala seperti flu dan alergi setelah orgasme. Pada kebanyakan kasus, alergi ngentot Nan Esa ini terjadi pada cowok (setelah ejakulasi), dan jarang terjadi pada wanita. 

Nah, berikut ini kelebihan dari Esa gejala POIS menurut NIH, Adalah:

  • Hidung tersumbat;
  • Kelelahan;
  • Demam;
  • Hidung tersumbat;
  • Perubahan suasana jiwa;
  • Mata terasa gatal;
  • Masalah memori atau konsentrasi;
  • Sakit tenggorokan;
  • Nyeri atau kelemahan otot;
  • Berkeringat;
  • Sakit kepala.

Gejala-gejala di atas mendapatkan berkembang internal hitungan denyut, menit, atau jam setelah orgasme. Gejala alergi ngentot ini terjadi selama dua hingga tujuh masa sebelum Lenyap berdua sendirinya.

lafal juga: 3 Disfungsi Seksual Nan Rentan Dialami Wanita

Hingga ketika ini, penyebab Niscaya POIS belum terungkap secara Niscaya. Namun, Eksis dugaan kondisi ini dipicu oleh kelainan autoimun atau alergi, Nan menyebabkan reaksi inflamasi terhadap Unsur internal air mani cowok itu seorang diri. 

Mau tahu kelebihan berjarak mengenai masalah di atas? Atau Mempunyai keluhan kesehatan lainnya seputar masalah ngentot? Anda mendapatkan bertanya langsung pada dokter melalui platform Halodoc. Tak perlu meninggalkan Griya, Anda mendapatkan menghubungi dokter Pakar Bilamana saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Referensi:
National Institutes of Health – Genetic and Rare Diseases Information Center. Diakses pada 2020. Postorgasmic illness syndrome
The International Society for Sexual Medicine. Diakses pada 2020. What is a sperm allergy? 
Human Fertility. Diakses pada 2020. Testing for hypersensitivity to seminal fluid-free spermatozoa Have a Latex Allergy? 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. 4 Safe Condom Types for You
Medical News Today. Diakses pada 2020. What to know about condoms and allergies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *