Big boobs Sembunyikan Sabu di Bagian Intim, Bunda Hamil ditahan di Lapas Banceuy


BANDUNG, KOMPAS.com – Petugas Lapas Kelas IIA Banceuy menggagalkan penyelundupan narkoba dan Penawar keras tertentu Nan diajak oleh seorang Bunda hamil berinisial DP. Barang haram tersebut disembunyikan pelaku di bagian intim hasilkan mengelabui pemeriksaan petugas.

Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani berucap bahwa peristiwa ini bermula ketika DP hendak mendatangi seorang Penduduk binaan berinisial MS. terungkap, MS merupakan narapidana Nan sedang menjalani vonis tiga tahun penjara atas kasus pencurian.

“Nan bersangkutan hamil Akbar maka Tak dikerjakan pemeriksaan lewat x-ray, lewat body scanner, makanya kita lakukan pemeriksaan secara manual. Ditemukanlah bungkusan di Sekeliling buah dada. Jadi Alhamdulillah saat ini kita meraih gagalkan,” kata Eris, Sabtu (3/1/2026).

lafal juga: Bunda Bawa Brownies Berisi Sabu ketika Besuk Anak di Lapas Banceuy Bandung

Sabu dan Penawar Keras Disita

internal penggeledahan manual tersebut, petugas menemukan delapan bundel sabu dan 20 butir Penawar keras Nan Berikhtiar diselundupkan oleh DP. Petugas langsung melindungi pelaku hasilkan pemeriksaan kelebihan terus. Berdasarkan pengakuan Fana, barang haram itu didapatkan DP dari seseorang Nan Tak dikenal.

“Jadi menurut keterangan Fana memang Eksis Nan menitipkan dari orang eksternal terus menyuruh hasilkan jumpa berdua MS,” ujarnya.

Pihak Lapas telah berkoordinasi berdua Satresnarkoba Polrestabes Bandung hasilkan mendalami keterlibatan narapidana MS. Kalau terbukti terlibat internal pemesanan narkoba tersebut, MS akan mendapatkan Hukuman konfirmasi di internal lembaga pemasyarakatan.

“kelak kedepannya Nan Niscaya kita sel kan, kelak kita Tak Eksis hasilkan remisi. Jadi kita Fana periksa masa lalu,” ungkapan Eris.

lafal juga: Petugas Lapas Banceuy Temukan Ganja Nan disinyalir Dilempar dari eksternal Lapas

Perketat Penjagaan Pengunjung

Guna mencegah tindakan serupa, pihak Lapas Kelas IIA Banceuy berkomitmen hasilkan memperketat penjagaan dan pemeriksaan terhadap seluruh pengunjung tak memakai tanpa kecuali. jejak kerja tetap akan dijalankan secara ketat mulai dari gerbang memasuki Primer.

jejak ini dikerjakan hasilkan menjamin Tak Eksis celah sebar masuknya barang-barang terlarang ke internal area lapas, meskipun pengunjung memanfaatkan berbagai modus hasilkan mengelabui petugas.

“Tetap, dikarenakan mulai dari Ambang pemeriksaan rutin, barang-barang memasuki lewat P2U tak memakai tanpa kecuali,” katanya.


KOMPAS.com berkomitmen memberikan bukti jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *