Ringkasan Warta:
- Petugas P2U Lapas Cipinang menangkap dua wanita, AW dan SA, Nan nekat menyelundupkan keseluruhan 29 gram sabu di bagian dalam alat kontrasepsi Nan disimpan di area kemaluan, Senin (15/6/2026).
- Kedua pelaku mengaku nekat mengerjakan langkah ekstrem tersebut dikarenakan tergiur imbalan Duit antara Rp4 juta hingga Rp5 juta.
- Pihak Lapas Narkotika Cipinang langsung berkoordinasi berdua Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Timur guna menjalankan legalitas kedua wanita tersebut serta memburu napi pemesan.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Tembok kokoh Lapas Kelas IIA Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, kembali sebagai saksi bisu nekatnya network narkoba memanfaatkan kaum rentan.
Petugas Pengamanan gerbang Primer (P2U) hasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika jenis sabu Nan dijalankan oleh dua pengunjung wanita pada Senin (15/6/2026) cahaya.
Kedua pelaku Nan mengira mendapatkan mengelabui ketatnya penjagaan, memanfaatkan modus Nan tergolong ekstrem dan intim.
lafal juga: Satresnarkoba Polres Bima Tangkap Istri Personil Polisi, disinyalir Edarkan Sabu di Bima
Mereka nekat menyembunyikan bundel sabu di bagian dalam bungkusan alat kontrasepsi berwarna merah, Lampau menyisipkannya berjarak di bagian dalam area kemaluan sebelum melangkah melangkah masuk ke ruang pemeriksaan.
Rentetan 15 Menit Nan Menegangkan di gerbang Jaga
Sesuatu Nan ironis mencuat dari pengungkapan beruntun ini.
Ketegangan dimulai sekira pukul 14.30 WIB ketika seorang wanita berinisial AW, mengenakan kaos hitam, bersiap menjenguk tidak presisi Esa Penduduk binaan.
Namun, Mobilitas-gerik Nan Tak wajar terendus oleh ketelitian petugas Wanita P2U.
akurat saja, dari output penggeledahan tubuh Nan mendalam, sebuah bundel sabu seberat sembilan gram hasil dipaksa meninggalkan dari area sensitifnya.
Belum sempat ketegangan mereda, hanya berselang 15 menit kemudian atau Pas pukul 14.45 WIB, alarm kewaspadaan petugas kembali menyala.
Pengunjung wanita kedua berinisial SA, Nan mengenakan kaos kuning, kedapatan memanfaatkan siasat Nan persis Baju.
Kali ini, jumlah barang bukti Nan ditarik dari tubuhnya berjarak kelebihan Akbar, Merupakan mendapatkan 20 gram sabu available edar.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Edi Sigit Budiman, memuji menjulang intuisi tajam jajarannya Nan Tak goyah meski dihadapkan pada modus Nan memanfaatkan privasi tubuh.
“Tentunya gua memuji kesigapan petugas P2U Nan Bisa mendeteksi upaya penyelundupan tersebut sebelum barang terlarang itu melangkah masuk ke bagian dalam lingkungan lapas. Ini menunjukkan bahwa kontrol Nan kami lakukan Melangkah berdua berkualitas,” konfirmasi Sigit berdua nada bangga, Senin (15/6/2026).
Tergiur Jutaan Rupiah, Berakhir di Penjara