Big boobs Agustiar Sabran ujar WTP ke-12 Jadi Kado Istimewa HUT Kalteng – Intim News


INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – rezim Provinsi (Pemprov) Kalimantan inti (Kalteng) kembali meraih opini Wajar tak memakai Pengecualian (WTP) dari tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan rezim area (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut sebagai WTP ke-12 secara berturut-turut sebar Kalteng.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyebut capaian tersebut sebagai hadiah istimewa menjelang peringatan masa Jadi ke-69 Provinsi Kalteng.

“Alhamdulillah opini Wajar tak memakai Pengecualian (WTP) mendapatkan kembali kita raih, Nan sebagai keberhasilan 12 kali berturut-turut, dan juga kado istimewa di masa Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan inti Tahun 2026,” ucapan Agustiar ketika Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 DPRD Kalteng, Rabu, 17 Juni 2026.

Meski kembali mendapatkan opini tertinggi internal pemeriksaan laporan keuangan, Agustiar menegur seluruh perangkat area agar Tak hanya berfokus pada capaian WTP semata.

Menurutnya, Nan extra Krusial Ialah menjaga pengelolaan anggaran area dikerjakan secara transparan, praktis, dan presisi-presisi memberikan Faedah sebar masyarakat.

“Keberhasilan ini tentu sangat membanggakan, namun perlu kita sadari Seiring, ini bukan hanya soal kita mempertahankan WTP dari BPK RI. Tetapi bagaimana menjaga setiap rupiah Duit warga digunakan secara praktis dan transparan ciptakan mendatangkan Faedah sebesar-besarnya sebar kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur juga mengkritisi tindak terus atas berbagai temuan dan rekomendasi Nan disampaikan BPK internal output pemeriksaan. Ia menginginkan seluruh organisasi perangkat area segera meraih jejak perbaikan tak memakai menanti batas Masa Nan ditentukan.

Ia menegaskan, temuan BPK harus sebagai bahan Penilaian ciptakan menguatkan tata tata keuangan area agar extra tercapai, praktis, dan Pas sasaran internal mendukung pembangunan.

“gua minta kepada Pj. Sekretaris area dan seluruh kepala Perangkat area agar segera menindaklanjuti temuan dari BPK RI sesuai ketentuan Nan Beraksi. Tak perlu menanti 60 masa kerja, secepatnya, berkualitas temuan Nan bersifat administrasi maupun pengembalian kerugian,” tegasnya.

Ia juga menginginkan seluruh perangkat area mengabarkan setiap perkembangan tindak terus Nan telah dikerjakan sebagai bentuk komitmen terhadap perbaikan pengelolaan keuangan area.

Pasang Iklan

Terakhir, Agustiar mengajak seluruh jajaran Pemprov Kalteng terus menaikkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset area agar temuan Nan Baju Tak kembali terulang pada Masa mendatang.

Editor: Andrian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *