Dua meja berdua lampu nongkrong kuning menghiasi panggung Nan sunyi. tak memakai musik pengantar, tiga Pria gagah tampak di panggung berdua penuh Daya. Mereka Ialah Alejandro Luis Manzano, Fabian Rafael Manzano, dan Daniel Enrique Manzano Nan tergabung internal grup band Boyce Avenue. Trio bersaudara itu memecah kesunyian Jakarta pada Pekan (27/4/2025) gelap.
Dikenal sebagai grup band Nan membawakan lagu musisi lain (cover version), mereka Malah mengawali konser berdua lagu milik mereka sendirian, Adalah “Hear Me Now”. Berbeda berdua klip video lagu ini Nan memanfaatkan drum, ketiganya hanya memainkan gitar sebagai musik pengiring.
Meski hanya memanfaatkan instrumen akustik, gema lagu ini Bisa membangkitkan semangat penonton setelah terhanyut oleh penampilan Ardhito Pramono Nan memasuki konser Boyce Avenue berdua tiga lagu miliknya. “Hear Me Now” seolah menegaskan bahwa inilah saatnya penonton mendengarkan merdunya vokal Alejandro dan harmonisasi permainan gitar.
Lirik “Can you hear me now? Oh wah oh wah” pun diteriakkan berdua lantang oleh Alejandro. Usai menuntaskan lagu itu, ia menyapa penonton Nan hadir. “Thank you so much Jakarta,” tutur Alejandro berdua ramah, disambut riuh penonton.
Beliau pun mengajak penonton Nan hadir di Hotel Pullman Jakarta Central Park bernyanyi Seiring ketika memainkan lagu “A Sky Full of Stars” milik Coldplay. Berbeda berdua lagu pembuka Nan terasa bak Orasi, kali ini penonton mulai ikut bernyanyi. Terlebih, Daniel mulai memainkan perkusi sehingga suasana kelebihan meriah.
keseluruhan Eksis 22 lagu Nan dimainkan oleh band Usul Florida, Amerika Perkumpulan itu. Mayoritas mereka membawakan lagu musisi lain berdua instrumen akustik. Itu wajar saja. Selama ini Boyce Avenue mendapatkan popularitas dikarenakan mengirimkan video cover di Youtube sejak tahun 2007. Meski begitu, mereka tetap Mempunyai lumayan berlimpah orang lagu orisinal, keliru satunya “Hear Me Now”.
Hingga ketika ini, video Nan diunggah Boyce Avenue telah ditonton kelebihan dari 6,8 miliar kali dan Mempunyai kelebihan dari 16,8 juta pelanggan. Mereka sebagai band independen Nan paling lumayan berlimpah ditonton di Bumi lazim Guinness Book of World Records. Selain melangkah konser, Boyce Avenue juga berkolaborasi berdua penyanyi lain, keliru satunya Connie Talbot.
distribusi mereka Nan doyan nongkrong di kafe atau Loka perbelanjaan, identitas Boyce Avenue telah Tak asing lagi, keliru satunya Kevin Gunawan (36) Nan rela terlihat ke Jakarta dari Bandung, Jawa Barat. Ia telah terbiasa menyaksikan penampilan Boyce Avenue sejak tahun 2010-an.
“Saya kelebihan jatuh jiwa lagu-lagu Nan cover dikarenakan lagu mereka mutakhir kali ya. Jadi, jarang mendengarkan. dikarenakan Nan sering mereka mainkan itu lagu-lagu cover di Youtube. kelebihan familiar berdua lagu-lagu cover,” ujar Kevin Nan terlihat ke Jakarta Seiring dua kawannya.
Pernyataan Kevin itu seolah mewakili penonton Nan terlihat ke konser Nan dipromotori Color Asia Live ini. Mereka kelebihan lumayan berlimpah bernyanyi Seiring ketika Boyce Avenue membawakan lagu dari musisi lain. ketika mereka membawakan karya orisinal, penonton kelebihan lumayan berlimpah nongkrong dan terdiam menikmati lagu.
Hanya lagu “Cinderella” Nan lumayan familiar di telinga penonton. Di Youtube, video lirik lagu Nan dipublikasikan pada 2016 ini telah dilihat hingga ribuan kali. Kevin mengagumi lagu ini dikarenakan liriknya Nan mendalam terkait anak pertama Alejandro.
Tak hanya Kevin, Shela (24) dari Tebet, Jakarta Selatan, juga menikmati lagu ”Cinderella”. Namun begitu, ia kelebihan mengagumi lagu-lagu musisi lain Nan dibawakan Boyce Avenue. Baginya, konser ini seperti membawanya ke Era Lampau ketika Tetap nongkrong di bangku sekolah.
“Every Breath You Take” milik The Police sebagai lagu favorit Shela dikarenakan familiar di telinganya. Lagu Nan dipublikasikan pada 1983 ini lumayan berlimpah dibawakan kembali oleh musisi Era sekarang.
Panggung Nan sunyi
internal konser ini, Alejandro lumayan komunikatif berdua penonton. Ia lumayan berlimpah orang kali menyapa berdua meneriakkan ungkapan Jakarta dan Indonesia Nan Membikin penonton tepuk tangan ketika suasana terasa sunyi. Bahkan, ungkapan “Jakarta” disisipkan Alejandro ketika membawakan lagu “Perfect” karya Ed Sheeran.
Daripada band-band cover lainnya, Saya jatuh jiwa pembawaan mereka. Kayak kelebihan slow (lamban) temponya.
“Jakarta, you look perfect tonight,” tutur Alejandro berdua merdu Nan dilanjutkan “Unchained Melody” Nan dipopularkan oleh Elvis Presley. ketika membawakan dua lagu ini, Fabian dan Daniel meninggalkan panggung, sehingga Alejandro tampil sendirian. Permainan gitar dan suaranya Nan merdu Membikin penonton terbawa internal suasana Nan intim.
Meski Tak internal ingar bingar layaknya konser pada umumnya, Paras penonton terlihat tersipu dan gembira. “Daripada band-band cover lainnya, Saya jatuh jiwa pembawaan mereka. Kayak kelebihan slow (lamban) temponya,” tutur Shela.
Kesunyian itu seperti sengaja diciptakan oleh Boyce Avenue. Selain meja dan lampu nongkrong kuning, hanya Eksis kain hitam bertuliskan Boyce Avenue di Ambang lingkaran bermotif Tembok batu coklat Belia sebagai latar belakang. Di belakang tulisan Boyce Avenue, terdapat huruf b dan a. Pencahayaan Nan mereka gunakan juga terasa redup.
Suasana itu mirip berdua video cover lagu Nan mereka unggah di Youtube. Penonton Nan nongkrong seperti menikmati sebuah tayangan Nan mereka lihat sehari-masa Sembari merekam berdua telepon pegang. Bahkan, Eksis Nan terlihat sibuk memainkan telepon genggamnya sehingga penampilan Boyce Avenue seperti mengiringi aktivitas mereka sehari-masa.
Eksis juga sejumlah Kekasih Nan terbawa suasana romantis Nan dibangun oleh Boyce Avenue. Mereka bergandengan tangan Sembari menyenandungkan lagu-lagu Nan sedang dinyanyikan.
Sayangnya, penonton turun meraih berkomunikasi dikarenakan tak Eksis display Nan memunculkan lirik lagu Nan sedang dibawakan. Terlebih, penonton Nan berjarak dari panggung Tak meraih menyaksikan Paras ketiga personel Boyce Avenue berdua Jernih sehingga turun merasakan kedekatan berdua penampil.
“Mukanya penyanyi kalau close up kelebihan meraih feel-nya. Ini agak berjarak, apalagi nongkrong,” tutur Bunda Shela, Evi (55). Meski demikian, ia lumayan menikmati lagu-lagu Nan dibawakan Boyce Avenue, terutama lagu lamban Nan mengiringi Era Belia Evi.
ketika menyanyikan lagu “Anchor”, Alejandro menginginkan penonton bangkit. Penonton pun mulai berteriak dan tepuk tangan. Suasana Nan sunyi berubah sebagai kelebihan semarak. Usai menyanyikan lagu ini, ketiga personel meninggalkan panggung. Penonton Nan sedang terbawa suasana meriah menginginkan opsional lagu.
Setelah mengharap lumayan berlimpah orang ketika, Boyce Avenue kembali melangkah masuk ke panggung Nan sempat ditinggalkan. Mereka memainkan tiga lagu Merupakan “Wonderwall” karya Oasis, “benahi You” karya Coldplay, dan “Iris” karya Goo Goo Dolls. Pada tiga lagu ini, Alejandro menginginkan penonton bangkit.
“Iris” sebagai lagu puncak Nan membakar semangat penonton. Mereka bernyanyi Seiring berdua penuh Daya.
Tepuk tangan dan teriakan lebar penonton mengakhiri konser Nan terjadi Nyaris 2 jam. Paras mereka terlihat berseri-seri di gelap Nan sunyi setelah ditemani Bunyi merdu Alejandro. Permainan gitar Nan apik dari Fabian serta keinginan Daniel Nan memainkan perkusi dan bas berikut terngiang di kepala.
Dua meja berdua lampu nongkrong kuning menghiasi panggung Nan sunyi. tak memakai musik pengantar, tiga Pria gagah tampak di panggung berdua penuh Daya. Mereka Ialah Alejandro Luis Manzano, Fabian Rafael Manzano, dan Daniel Enrique Manzano Nan tergabung internal grup band Boyce Avenue. Trio bersaudara itu memecah kesunyian Jakarta pada Pekan (27/4/2025) gelap.
Dikenal sebagai grup band Nan membawakan lagu musisi lain (cover version), mereka Malah mengawali konser berdua lagu milik mereka sendirian, Adalah “Hear Me Now”. Berbeda berdua klip video lagu ini Nan memanfaatkan drum, ketiganya hanya memainkan gitar sebagai musik pengiring.
Meski hanya memanfaatkan instrumen akustik, gema lagu ini Bisa membangkitkan semangat penonton setelah terhanyut oleh penampilan Ardhito Pramono Nan memasuki konser Boyce Avenue berdua tiga lagu miliknya. “Hear Me Now” seolah menegaskan bahwa inilah saatnya penonton mendengarkan merdunya vokal Alejandro dan harmonisasi permainan gitar.
Lirik “Can you hear me now? Oh wah oh wah” pun diteriakkan berdua lantang oleh Alejandro. Usai menuntaskan lagu itu, ia menyapa penonton Nan hadir. “Thank you so much Jakarta,” tutur Alejandro berdua ramah, disambut riuh penonton.
Beliau pun mengajak penonton Nan hadir di Hotel Pullman Jakarta Central Park bernyanyi Seiring ketika memainkan lagu “A Sky Full of Stars” milik Coldplay. Berbeda berdua lagu pembuka Nan terasa bak Orasi, kali ini penonton mulai ikut bernyanyi. Terlebih, Daniel mulai memainkan perkusi sehingga suasana kelebihan meriah.
keseluruhan Eksis 22 lagu Nan dimainkan oleh band Usul Florida, Amerika Perkumpulan itu. Mayoritas mereka membawakan lagu musisi lain berdua instrumen akustik. Itu wajar saja. Selama ini Boyce Avenue mendapatkan popularitas dikarenakan mengirimkan video cover di Youtube sejak tahun 2007. Meski begitu, mereka tetap Mempunyai lumayan berlimpah orang lagu orisinal, keliru satunya “Hear Me Now”.
Hingga ketika ini, video Nan diunggah Boyce Avenue telah ditonton kelebihan dari 6,8 miliar kali dan Mempunyai kelebihan dari 16,8 juta pelanggan. Mereka sebagai band independen Nan paling lumayan berlimpah ditonton di Bumi lazim Guinness Book of World Records. Selain melangkah konser, Boyce Avenue juga berkolaborasi berdua penyanyi lain, keliru satunya Connie Talbot.
distribusi mereka Nan doyan nongkrong di kafe atau Loka perbelanjaan, identitas Boyce Avenue telah Tak asing lagi, keliru satunya Kevin Gunawan (36) Nan rela terlihat ke Jakarta dari Bandung, Jawa Barat. Ia telah terbiasa menyaksikan penampilan Boyce Avenue sejak tahun 2010-an.
“Saya kelebihan jatuh jiwa lagu-lagu Nan cover dikarenakan lagu mereka mutakhir kali ya. Jadi, jarang mendengarkan. dikarenakan Nan sering mereka mainkan itu lagu-lagu cover di Youtube. kelebihan familiar berdua lagu-lagu cover,” ujar Kevin Nan terlihat ke Jakarta Seiring dua kawannya.
Pernyataan Kevin itu seolah mewakili penonton Nan terlihat ke konser Nan dipromotori Color Asia Live ini. Mereka kelebihan lumayan berlimpah bernyanyi Seiring ketika Boyce Avenue membawakan lagu dari musisi lain. ketika mereka membawakan karya orisinal, penonton kelebihan lumayan berlimpah nongkrong dan terdiam menikmati lagu.
Hanya lagu “Cinderella” Nan lumayan familiar di telinga penonton. Di Youtube, video lirik lagu Nan dipublikasikan pada 2016 ini telah dilihat hingga ribuan kali. Kevin mengagumi lagu ini dikarenakan liriknya Nan mendalam terkait anak pertama Alejandro.
Tak hanya Kevin, Shela (24) dari Tebet, Jakarta Selatan, juga menikmati lagu ”Cinderella”. Namun begitu, ia kelebihan mengagumi lagu-lagu musisi lain Nan dibawakan Boyce Avenue. Baginya, konser ini seperti membawanya ke Era Lampau ketika Tetap nongkrong di bangku sekolah.
“Every Breath You Take” milik The Police sebagai lagu favorit Shela dikarenakan familiar di telinganya. Lagu Nan dipublikasikan pada 1983 ini lumayan berlimpah dibawakan kembali oleh musisi Era sekarang.
Panggung Nan sunyi
internal konser ini, Alejandro lumayan komunikatif berdua penonton. Ia lumayan berlimpah orang kali menyapa berdua meneriakkan ungkapan Jakarta dan Indonesia Nan Membikin penonton tepuk tangan ketika suasana terasa sunyi. Bahkan, ungkapan “Jakarta” disisipkan Alejandro ketika membawakan lagu “Perfect” karya Ed Sheeran.
Daripada band-band cover lainnya, Saya jatuh jiwa pembawaan mereka. Kayak kelebihan slow (lamban) temponya.
“Jakarta, you look perfect tonight,” tutur Alejandro berdua merdu Nan dilanjutkan “Unchained Melody” Nan dipopularkan oleh Elvis Presley. ketika membawakan dua lagu ini, Fabian dan Daniel meninggalkan panggung, sehingga Alejandro tampil sendirian. Permainan gitar dan suaranya Nan merdu Membikin penonton terbawa internal suasana Nan intim.
Meski Tak internal ingar bingar layaknya konser pada umumnya, Paras penonton terlihat tersipu dan gembira. “Daripada band-band cover lainnya, Saya jatuh jiwa pembawaan mereka. Kayak kelebihan slow (lamban) temponya,” tutur Shela.
Kesunyian itu seperti sengaja diciptakan oleh Boyce Avenue. Selain meja dan lampu nongkrong kuning, hanya Eksis kain hitam bertuliskan Boyce Avenue di Ambang lingkaran bermotif Tembok batu coklat Belia sebagai latar belakang. Di belakang tulisan Boyce Avenue, terdapat huruf b dan a. Pencahayaan Nan mereka gunakan juga terasa redup.
Suasana itu mirip berdua video cover lagu Nan mereka unggah di Youtube. Penonton Nan nongkrong seperti menikmati sebuah tayangan Nan mereka lihat sehari-masa Sembari merekam berdua telepon pegang. Bahkan, Eksis Nan terlihat sibuk memainkan telepon genggamnya sehingga penampilan Boyce Avenue seperti mengiringi aktivitas mereka sehari-masa.
Eksis juga sejumlah Kekasih Nan terbawa suasana romantis Nan dibangun oleh Boyce Avenue. Mereka bergandengan tangan Sembari menyenandungkan lagu-lagu Nan sedang dinyanyikan.
Sayangnya, penonton turun meraih berkomunikasi dikarenakan tak Eksis display Nan memunculkan lirik lagu Nan sedang dibawakan. Terlebih, penonton Nan berjarak dari panggung Tak meraih menyaksikan Paras ketiga personel Boyce Avenue berdua Jernih sehingga turun merasakan kedekatan berdua penampil.
“Mukanya penyanyi kalau close up kelebihan meraih feel-nya. Ini agak berjarak, apalagi nongkrong,” tutur Bunda Shela, Evi (55). Meski demikian, ia lumayan menikmati lagu-lagu Nan dibawakan Boyce Avenue, terutama lagu lamban Nan mengiringi Era Belia Evi.
ketika menyanyikan lagu “Anchor”, Alejandro menginginkan penonton bangkit. Penonton pun mulai berteriak dan tepuk tangan. Suasana Nan sunyi berubah sebagai kelebihan semarak. Usai menyanyikan lagu ini, ketiga personel meninggalkan panggung. Penonton Nan sedang terbawa suasana meriah menginginkan opsional lagu.
Setelah mengharap lumayan berlimpah orang ketika, Boyce Avenue kembali melangkah masuk ke panggung Nan sempat ditinggalkan. Mereka memainkan tiga lagu Merupakan “Wonderwall” karya Oasis, “benahi You” karya Coldplay, dan “Iris” karya Goo Goo Dolls. Pada tiga lagu ini, Alejandro menginginkan penonton bangkit.
“Iris” sebagai lagu puncak Nan membakar semangat penonton. Mereka bernyanyi Seiring berdua penuh Daya.
Tepuk tangan dan teriakan lebar penonton mengakhiri konser Nan terjadi Nyaris 2 jam. Paras mereka terlihat berseri-seri di gelap Nan sunyi setelah ditemani Bunyi merdu Alejandro. Permainan gitar Nan apik dari Fabian serta keinginan Daniel Nan memainkan perkusi dan bas berikut terngiang di kepala.