TERNATE – Kapal Motor (KM) Intim Teratai Nan berlayar dari Pelabuhan Babang menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate, diberitakan karam di perairan Nusa Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Selasa (17/2/2026) permulaan masa.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengemukakan pihaknya Beralih Sigap begitu meraih laporan Darurat dari penumpang.
“Usai meraih informasi, Tim Rescue Kansar Ternate Seiring unsur terkait segera menyiapkan personel dan peralatan. Tim kemudian diberangkatkan menuju Letak peristiwa memanfaatkan KN SAR Pandudewanata hasilkan melaksanakan tahapan Pengungsian,” ujar Iwan.
Insiden tersebut melangkah di titik koordinat indikasi 0°20’58.00″N / 127°21’24.00″E, atau Sekeliling 24,66 nautical mile (NM) berbarengan radian 174,48 derajat dari Kota Ternate.
KM Intim Teratai terungkap berangkat dari Pelabuhan Babang pada Senin, 16 Februari 2026 Sekeliling pukul 21.00 WIT berbarengan maksud Pelabuhan Bastiong, Ternate.
Namun, pada Selasa, 17 Februari 2026 Sekeliling pukul 04.45 WIT, kapal diberitakan merasakan kandas dan miring di perairan Nusa Makian Nan berada di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan.
bagian dalam kondisi Darurat tersebut, para penumpang segera memberitakan peristiwa itu ke Kantor SAR Ternate dan menginginkan Donasi Pengungsian.
Hingga Warta ini diturunkan, tim di lapangan Tetap berikut Berikhtiar melaksanakan tahapan Pengungsian terhadap para penumpang Nan berada di atas KM Intim Teratai. Kondisi kapal Nan karam dan tempat di perairan sebagai tantangan tersendiri distribusi tim penyelamat.
Terkait jumlah korban, hingga ketika ini Tetap bagian dalam tahapan pendataan oleh tim di lapangan. keterangan Fana mencatat dan pihak SAR menegaskan akan berikut memutakhirkan informasi seiring perkembangan tahapan Pengungsian.
Operasi pencarian dan Pengungsian mengikutsertakan sejumlah unsur, antara lain Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, KPLP Ternate, serta keluarga korban Nan turut memperhatikan perkembangan di Letak.
lagian, hasilkan jumlah korban belum terungkap dan Tetap bagian dalam pendataan. Fana, unsur SAR Nan terlibat diantaranya Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, KPLP Ternate dan Keluarga Korban.
Masyarakat diimbau hasilkan tetap damai dan Tak simpel terpancing informasi Nan belum terverifikasi, serta memberikan ruang kepada tim SAR hasilkan bekerja secara maksimal bagian dalam tahapan penyelamatan.
Hingga ketika ini, Konsentrasi Primer tim gabungan Ialah menjamin seluruh penumpang meraih dievakuasi berbarengan selamat serta menghindari potensi resiko lanjutan di Sekeliling Letak peristiwa.(*)
Simak breaking news dan Warta opsi TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 kanal TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp Anda telah terpasang.