INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – rezim Provinsi (Pemprov) Kalimantan center (Kalteng) terus menegaskan peran Lembaga Kedamangan sebagai Rekan strategis rezim bagian dalam memelihara budaya, legalitas Budaya, dan kehidupan masyarakat.
Hal itu dikerjakan bagian dalam kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi aturan Kesejahteraan warga Bidang Kebudayaan Tahun 2026 Nan digelar di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu, 1 Juli 2026.
Kepala Biro Kesejahteraan warga (Kesra) Setda Provinsi Kalteng, Rus’ansyah, berbisik Lembaga Kedamangan Mempunyai wilayah Krusial distribusi masyarakat Budaya Dayak.
“Lembaga Kedamangan Nan Hayati, tumbuh, dan berkembang di Kalimantan center Mempunyai peran Krusial distribusi kehidupan dan keberadaan masyarakat Budaya Dayak sebagai bagian dari komitmen kebangsaan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.
Ia mengevaluasi lembaga Budaya Tak hanya berfungsi memelihara tradisi, tetapi juga berperan bagian dari pembangunan wilayah. dikarenakan itu, penguatan kelembagaan harus terus dikerjakan tak memakai meninggalkan ukur-ukur Huma Betang Nan berperan identitas masyarakat Kalteng.
“dikarenakan itu, kelembagaan ini perlu terus dilestarikan, dikembangkan, dan diberdayakan agar Bisa membalas perkembangan serta kebutuhan wilayah otonom berbarengan tetap berlandaskan falsafah Huma Betang,” katanya.
Rus’ansyah memaparkan, rezim wilayah telah Mempunyai Asas legalitas Nan menata keberadaan lembaga Budaya melalui Peraturan wilayah Provinsi Kalteng Nomor 16 Tahun 2008 mengenai Kelembagaan Budaya Dayak.
Menurutnya, regulasi tersebut memberikan kepastian terhadap tugas dan kewenangan Majelis Budaya Dayak (DAD) maupun Lembaga Kedamangan bagian dalam menjalankan Kegunaan Budaya di center masyarakat.
“Peraturan wilayah tersebut menata pembentukan Majelis Budaya Dayak dan Lembaga Kedamangan, kedudukan Damang Kepala Budaya, Mantir Budaya, mekanisme penyelesaian sengketa Budaya, hak dan legalitas Budaya Dayak, hingga pembiayaan Majelis Budaya Dayak,” jelasnya.
Ia semoga seluruh pemangku kepentingan terus menegaskan sinergi agar lembaga Budaya tetap berperan bagian Krusial bagian dalam memelihara persatuan, budaya, serta keharmonisan masyarakat Kalteng.
Editor: Andrian