Big boobs Abang Bripda Nopandri jejak Sosok Adik Nan Gugur ketika Berantas Narkoba – Intim News


INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepergian Bripda Nopandri Ramadhana meninggalkan duka mendalam sebar keluarga. Di mata orang-orang terdekatnya, Personil Satresnarkoba Polres Katingan itu dikenal sebagai sosok Nan Berdikari, humoris, dan bertanggung respon, bahkan telah bercita-cita sebagai polisi sejak Tetap nongkrong di bangku SMA.

Hal itu disampaikan Abang kandung almarhum, Santri Sutrisno (39), ketika mengantar jenazah Bripda Nopandri ke RS Bhayangkara Palangka Raya ciptakan menjalani autopsi, pada Pekan, 5 Juli 2026 mula masa.

Santri berucap, sebagai Personil Polri merupakan Angan Nan diperjuangkan adiknya sejak remaja. Meski diawal sempat tidak melangkah mulus, Bripda Nopandri Tak menyerah hingga ujungnya diperoleh sebagai Personil Polri pada 2022.

“Memang dari SMA telah bercita-cita jadi polisi. Beliau dua kali ikut tes, ujungnya lulus pada tahun 2022,” ujarnya.

Menurut sang Abang, almarhum merupakan pribadi Nan simpel bergaul dan setiap saat menjalankan tanggung jawabnya berdua baik sebagai Personil Polri maupun sebagai anak di keluarga.

“Kalau adik orangnya Berdikari, humoris juga, dan bertanggung respon berdua Seluruh tugasnya, layaknya seorang Pria,” katanya.

Ia juga menuturkan bahwa sebelum berangkat menjalankan operasi di area hulu Katingan, Bripda Nopandri sempat menghubungi kedua orang tuanya seperti Nan Normal ia lakukan setiap kali mendapat tugas.

“Beliau Eksis mengabari bapak. Bunda juga Niscaya dikabari. Beliau bilang Eksis tugas ke hulu (Letak peristiwa). Kami mengira itu tugas Normal, Tak menyangka akan terwujud musibah seperti ini. Memang setiap bekerja Beliau setiap saat mengabari,” tuturnya.

Santri juga mengaku keluarga sempat terpukul ketika mengetahui adiknya dinyatakan Lenyap usai operasi penggerebekan bandar narkoba. Namun setelah Nyaris tiga masa pencarian, keluarga ujungnya mendapat kepastian ketika Bripda Nopandri terungkap bagian dalam kondisi meninggal Bumi.

Meski Tetap diselimuti duka, ia mengaku bersyukur dikarenakan jenazah sang adik ujungnya tercapai terungkap.

Pasang Iklan

“Saya bersyukur atas Donasi doa dan sokongan dari semuanya. ujungnya adik Saya meraih terungkap. Saya mengucapkan dapat kasih,” ucapnya.

Santri juga menceritakan bahwa kabar duka tersebut turut memengaruhi kondisi kesehatan Bapak mereka Nan lebih sebelumnya memang Mempunyai catatan penyakit. Sang Bapak bahkan sempat terjatuh ketika hendak menuju Bilik guyur hingga merasakan luka di bagian kepala.

“Memang bapak Eksis sakit pelan. Mungkin dikarenakan syok juga. Beliau sempat linglung, Anjlok, Lampau kepalanya harus dijahit,” ungkapnya.

Jenazah Bripda Nopandri kemudian diajak ke Kabupaten Katingan ciptakan dimakamkan pada Pekan pagi.

Pihak keluarga semoga pengorbanan almarhum sebagai penyemangat sebar aparat bagian dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus sebagai pelajaran agar penanganan operasi berbahaya besar berikut dievaluasi.

“Saya semoga aparat meraih menangkap para pengedar narkoba Agar generasi kita Tak rusak. SOP bagian dalam penanganan kasus seperti ini juga semoga berikut diperkuat,” pungkasnya.

Editor: Andrian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *