SULTRAKINI.COM: PALU – Kontingen Institut Religi Islam Negeri (IAIN) Kendari Formal mengawali kiprahnya pada ajang Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Se-Indonesia Timur (POROS INTIM) IV Nan digelar di Kampus Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, Sulawesi inti (Sulteng). Kehadiran kontingen IAIN Kendari ditandai berdua mengejar seremoni pembukaan Nan terjadi pada Senin (6/7/2026).
Ajang Nan terjadi hingga 10 Juli 2026 tersebut mempertemukan mahasiswa Perguruan besar Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Timur ciptakan berkompetisi di bidang olahraga, riset, dan seni. Pembukaan POROS INTIM IV dijalankan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Religi RI, Prof. Dr. H. Phil. Kamaruddin Amin, M.A.
Pada keikutsertaan tahun ini, IAIN Kendari mengirimkan kontingen ciptakan berlaga di 13 Unit perlombaan, Merupakan Pop Solo, Pencak Silat, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), MHQ 10, 20, dan 30 Juz, Kaligrafi, Pidato Tausiyah, KTI Al-Qur’an, KTI Hadis, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), Tenis Meja, serta Nasyid.
Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. H. Husain Insawan, M.Ag., Nan hadir internal pembukaan kegiatan mengemukakan apresiasi kepada seluruh mahasiswa Nan mendapat kepercayaan mewakili kampus pada ajang tersebut. Ia semoga seluruh peserta Bisa memunculkan kemampuan unggul sekaligus merawat sebutan baik almamater.
“Kontingen IAIN Kendari diharapkan mengejar ajang ini berdua penuh semangat, menjunjung besar sportivitas, dan merawat sebutan baik almamater. Raihan prestasi tentu berperan Sasaran, namun Nan Tak kalah Krusial Ialah menunjukkan Watak mahasiswa PTKIN Nan berintegritas, berakhlak, dan Bisa berperan duta kampus di mana pun berada,” tuturnya.
internal sambutannya, Sekjen Kementerian Religi RI menegaskan bahwa POROS INTIM Tak hanya berperan ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun budaya literasi kesehatan di lingkungan perguruan besar. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa tercermin dari tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
“makin maju dan modern sebuah bangsa, makin besar tingkat literasi kesehatannya. makin canggih sebuah komunitas, makin termanifestasi literasi kesehatannya. Oleh dikarenakan itu, perguruan besar harus berperan contoh internal melaksanakan literasi kesehatan Nan sangat Krusial,” ujar Kamaruddin Amin.
Ia menyambung, olahraga bukan hanya mencerminkan evaluasi sportivitas, integritas, kerja keras, dan disiplin, tetapi juga berperan bagian dari tanggung respon setiap Perseorangan internal merawat kesehatan sebagai amanah Nan harus dipelihara.
Fana itu, Ketua Lembaga Wakil Rektor III PTKIN se-Indonesia Timur Nan juga Wakil Rektor III IAIN Kendari, Dr. Sitti Fauziah M., M.Pd.I, berbisik POROS INTIM IV merupakan momentum menguatkan kolaborasi antarperguruan besar di kawasan Indonesia Timur. Ia mengajak seluruh peserta menjunjung besar sportivitas, merawat kejujuran ilmiah, serta berikut menjunjung evaluasi budaya dan akhlak selama mengejar seluruh rangkaian kegiatan.
Laporan: Andi Mahfud