INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – PT PLN (Persero) ULP Pangkalan Bun kembali menerapkan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah pada Jumat (24/7/2026). policy tersebut diambil menyusul hambatan pada platform kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan inti (Kalselteng), khususnya di sisi pembangkitan.
Manajer PT PLN (Persero) ULP Pangkalan Bun, Agung Darmawan, berucap hambatan pada pembangkit menyebabkan pasokan daya listrik berkurang sehingga belum Bisa memenuhi seluruh kebutuhan pelanggan di wilayah terdampak.
Menurut Agung, pemadaman bergilir merupakan tapak Nan harus dikerjakan hasilkan memelihara kestabilan platform kelistrikan agar hambatan Tak meluas ke wilayah lainnya.
“Kondisi ini terwujud sehubungan terjadinya hambatan di sisi platform kelistrikan Kalselteng, khususnya pada sisi pembangkitan sehingga menurunnya supply daya Bisa hasilkan melayani beban kebutuhan listrik pelanggan. Skema pemadaman ini kami Lakukan agar kondisi platform tetap terjaga sehingga Tak terwujud efek pemadaman Nan kelebihan meluas,” katanya, Jumat (24/7/2026).
PLN memperkirakan pelanggan Nan memasuki bagian dalam jadwal pemadaman akan merasakan penghentian pasokan listrik Sekeliling enam jam. Namun, Masa padam maupun menyala kembali meraih berubah sesuai kebutuhan operasi dan kondisi pembangkit.
“hasilkan Perkiraan sesuai pada pengumuman, pelanggan dimungkinkan merasakan padam kelebihan susut enam jam. Namun hasilkan jam mulai padam dan nyala direntang jadwal tersebut menata kebutuhan dan kondisi pembangkitan,” ujarnya.
Ia mengimbuhkan, hingga ketika ini PLN ULP Pangkalan Bun Tetap mengharap informasi terbaru dari PLN UID Kalselteng terkait perkembangan penanganan hambatan serta perkiraan normalisasi platform kelistrikan.
Berdasarkan pengumuman Formal, pemadaman dikerjakan secara bergilir mulai pukul 04.00 WIB hingga 03.00 WIB keesokan harinya. wilayah terdampak mencakup sejumlah desa di Kecamatan Arut Selatan, Kumai, Pangkalan Lada, Batu Ampar, sebagian Kabupaten Seruyan, serta sejumlah pelanggan industri dan ruas lorong Primer.
PLN menganjurkan masyarakat hasilkan menata aktivitas selama jadwal pemadaman terjadi, menjaga peralatan elektronik, serta memperhatikan informasi Formal PLN terkait perkembangan kondisi platform. PLN juga mengemukakan permohonan sorry atas ketidaknyamanan Nan dialami pelanggan dan semoga pasokan listrik meraih kembali normal setelah hambatan pada platform pembangkitan Kalselteng tercapai ditangani.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian