SAMARINDA, KOMPAS.com – Selera penasaran berujung petaka. Seorang cowok di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berinisial RM (30), harus menjalani operasi setelah memasang bearing motor bekas pada organ intimnya.
tindakan iseng tersebut menyebabkan pembengkakan parah, pendarahan, hingga sejumlah pembuluh darah diinformasikan putus.
Unggahan video soal tindakan RM tersebut mutakhir-mutakhir ini penuh di media sosial, Instagram.
lafal juga: kisah Penduduk Gunungkidul menegaskan di center Kemarau, Andalkan Air Keruh Kali Wonosari
Lantas apa Nan sebenarnya terjadi?
Penjelasan petugas Pemadam Kebakaran Samarinda
Personel Posko 5 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Samarinda Seberang, Novan, menceritakan peristiwa tersebut akurat adanya dan terjadi pada Sabtu (23/5/2026).
Novan berbisik, RM tiba seorang diri ke Posko 5 Disdamkarmat Samarinda Seberang Sekeliling pukul 10.00 Wita ciptakan menginginkan pertolongan.
Awalnya, petugas mengira cowok tersebut hendak menginginkan Donasi menanggalkan cincin Nan tersangkut di jari, sebagaimana laporan Nan Normal didapat petugas penyelamat.
“Beliau tiba langsung minta tolong ciptakan dilepaskan cincin. Personil kami sempat bertanya cincin itu Eksis di jari mana. ternyata Beliau berdua malu-malu berbisik kalau cincinnya Eksis di kemaluan,” ujar Novan, Jumat (24/7/2026).
lafal juga: Jari Siswa Terjepit Lubang Meja, Guru Panggil Damkar, 21 Menit tercapai Dievakuasi
mendengarkan penjelasan itu, petugas kemudian membawa RM ke ruang pemeriksaan ciptakan menjamin kondisi Nan sebenarnya.
ketika ditelusuri, petugas mendapati Barang Nan dimaksud bukanlah cincin Normal, melainkan bagian eksternal bearing motor bekas Nan dipasang melingkari organ intim korban.
“Begitu kami lihat ternyata bukan cincin, tetapi bearing. gua selidik kenapa dipasang, Beliau mengaku hanya iseng,” katanya.
lafal juga: kisah SD di Karanganyar Nan Tak mendapatkan Siswa mutakhir, telah Door to Door Geledah Siswa
disinyalir terpasang telah kelebihan dari 10 saat
Novan menuturkan, RM sempat mengaku bearing tersebut mutakhir terpasang selama dua saat. Namun setelah didalami, pengakuan itu berubah.
Petugas menduga bearing telah melingkar di organ intim korban selama kelebihan dari 10 saat atau mendekati dua pekan.
“Awalnya Beliau bilang dua saat. Tapi setelah kami selidik lagi, ternyata telah kelebihan dari 10 saat, Nyaris Separuh purnama. Beliau kemungkinan malu mengaku Nan sebenarnya,” kata Novan.
lafal juga: kisah SD di Kudus Dicap Kampung Sosial, Sunyi Peminat hingga Eksis topik Siswa Ngamen di jalur
Dari pemeriksaan mula, petugas juga menjamin bearing Nan digunakan merupakan komponen bekas kendaraan bermotor.