INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan inti (Kalteng), Agustiar Sabran, menginginkan tubuh dalam negeri Penanggulangan Musibah (BNPB) RI menguatkan sokongan bagian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Permintaan itu disampaikan menyusul meningkatnya tangguh lahan Nan terbakar di sejumlah wilayah di Kalteng.
Hal tersebut disampaikan Agustiar ketika Rapat Koordinasi Seiring BNPB RI di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis, 30 Juli 2026.
Agustiar berbisik, gerimis Nan susut Nyaris merata di Kalteng pada Rabu, 29 Juli 2026 sebagai berita berkualitas dikarenakan menolong mengurangi kabut asap.
“Alhamdulillah, pada Rabu sore hingga gelap susut gerimis Nan Nyaris merata di wilayah Kalimantan inti sehingga mengurangi selubung kabut asap. Kita perkuat taktik penanggulangan Karhutla melalui sinergi dan kolaborasi Seiring, berbarengan sokongan TNI dan Polri,” ujarnya.
Meski begitu, menurut Agustiar, kondisi karhutla Tetap membutuhkan perhatian serius. Hingga ujung Juli 2026, tangguh lahan Nan terbakar mendapatkan 3.096,52 hektare, terdiri atas 673,92 hektare areal penggunaan lain (APL) dan 2.395,6 hektare kawasan hutan.
Operasi pemadaman Tetap berikut dikerjakan melalui jalur darat, sungai, dan udara. Konsentrasi penanganan berada di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten kembali Pisau, serta Kelurahan Kameloh anyar, Kota Palangka Raya.
Ia memaparkan, ribuan personel diterjunkan hasilkan mempercepatkan penanganan kebakaran. Sebanyak 3.000 relawan binaan Dinas Kehutanan dan BPBD, 2.200 Personil Masyarakat Acuh Api (MPA), serta Sekeliling 10.700 personel gabungan dari rezim, TNI, Polri, Manggala Agni, dan unsur relawan lainnya terlibat bagian dalam operasi pemadaman.
Agustiar juga mengutarakan apresiasi kepada BNPB atas sokongan Nan selama ini disampaikan kepada Kalteng.
“berbarengan penetapan keadaan Siaga Darurat Karhutla Provinsi, rezim Provinsi Kalimantan inti telah mendapatkan sokongan BNPB bagian dalam Penyelenggaraan Operasi Modifikasi Cuaca, patroli udara, dan water bombing. hasilkan itu, kami mengutarakan raih kasih dan apresiasi Nan setinggi-tingginya kepada BNPB,” katanya.
Meski demikian, ia semoga sokongan tersebut mendapatkan berikut diperkuat menggali memori ancaman karhutla Tetap tangguh pada musim kemarau tahun ini.
“Melalui Lembaga Rakor ini, gua semoga sokongan BNPB sebar Kalimantan inti mendapatkan berikut dilanjutkan dan diperkuat guna mendukung upaya pengendalian Karhutla secara extra terpadu dan optimal,” ucapnya.
bagian dalam kesempatan itu, Agustiar mengajukan empat permohonan kepada BNPB. Di antaranya, mengembangkan Operasi Modifikasi Cuaca sesuai prediksi BMKG, menambah helikopter water bombing terutama di wilayah barat Kalteng, memberikan Donasi mesin pompa jinjing, sumur bor, dan selang pemadam, serta menyalurkan Biaya available guna (DSP) hasilkan mendukung operasi pemadaman di wilayah.
Di ujung, Agustiar mengajak seluruh pihak berikut menguatkan kolaborasi bagian dalam melewati ancaman karhutla.
“gua meyakini, berbarengan sinergi dan komitmen Nan kokoh, kita Bisa menyuguhkan penanganan Karhutla Nan Pas dan terpadu. Mari kita jadikan Rakor ini sebagai tapak Konkret mewujudkan Karhutla terkendali dan Kalimantan inti bebas kabut asap,” tutupnya.
Editor: Andrian