Sektor pariwisata Hue mengembangkan momentum pertumbuhan Nan kokoh pada Juli 2026, berdua perkiraan 798.670 pengunjung, bertambah 11,8% dikontraskan rembulan sebelum itu dan 12,68% dikontraskan periode Nan Baju tahun Lampau. hasilkan tujuh rembulan pertama tahun ini, keseluruhan jumlah pengunjung meraih 5,1 juta, bertambah 26,89% dikontraskan periode Nan Baju tahun Lampau. Nan perlu diperhatikan, keseluruhan pendapatan pariwisata bertambah extra Sigap daripada jumlah pengunjung, meraih 1.898,7 miliar VND pada Juli, bertambah 6,66% dikontraskan rembulan sebelum itu dan 52,27% dikontraskan periode Nan Baju tahun Lampau; pendapatan kumulatif hasilkan tujuh rembulan pertama meraih 12.088,5 miliar VND, bertambah besar sebesar 62,15% dikontraskan periode Nan Baju tahun Lampau.
| Para wisatawan mengexplore bangunan-bangunan di bagian dalam kompleks Tembok Kekaisaran Hue. |
ketika itu anyar pukul 7 pagi, tetapi area di Sekeliling Gerbang menuju Tembok Kekaisaran Hue telah penuh berdua kendaraan Nan mengangkut wisatawan. Di realisasi masuk memasuki, pemandu wisata berdua tekun memberikan presentasi terkait Sembilan Meriam Ilahi, Nan terletak di tidak terpencil gerbang Nhon dan Quang Duc. Sembilan Meriam Ilahi Ialah sembilan meriam seremonial, Nan melambangkan para dewa Nan menjaga kota kekaisaran. Meriam-meriam ini dibuat dari perunggu oleh Kaisar Gia Long pada tahun 1803 dan berakhir pada tahun 1804.
Sehari mengexplore Tembok Kekaisaran Hue dimulai sangat pagi, ketika sinar Mentari pertama mengusap Asbes genteng Nan ditutupi lumut. Golongan pengunjung Melangkah Rileks, meraih foto di Ambang tembok Antik dan di bawah pepohonan hijau Nan Asri di Lapangan Ngo Mon. Antrean lebar orang-orang membentang di Ambang loket tiket, menciptakan suasana penuh sejak jam-jam pertama masa itu.
Menurut statistik dari inti Konservasi Tembok Kekaisaran Hue, dari tanggal 8 hingga 10 Agustus, Tembok Kekaisaran Hue saja menyambut extra dari 20.000 pengunjung, termasuk 6.824 wisatawan segala. Rata-rata, kompleks Tembok Kekaisaran meraih extra dari 6.700 pengunjung per masa, menunjukkan daya tarik Spesifik situs warisan budaya Bumi ini selama puncak penutup musim kehangatan .
![]() |
| Bagian bagian dalam istana ini Mempunyai arsitektur Nan Aneh. |
Dari provinsi Quang Ninh Nan terpencil, Bapak Hoang Cong dan Bunda Ho Thuy membawa kedua anak Mini mereka ke Hue hasilkan berwisata. Bapak Cong berucap bahwa keluarganya telah bepergian ke lumayan berlimpah Loka, tetapi Tembok Kekaisaran Hue Tetap memberi mereka Emosi Nan sangat istimewa. “Di sini sangat Tenteram, seperti menanggalkan diri dari hiruk pikuk pekerjaan sepanjang tahun. Melangkah di antara tembok-tembok Antik dan Asbes genteng yin-Nan Nan damai di bawah pepohonan hijau, Anda secara alami mengalami Masa melambat,” katanya.
menyambangi Tembok Kekaisaran Hue seolah Mempunyai magnet Aneh Hue – damai, Antik, namun Tak terlepas dari ritme kehidupan modern. Meningkatnya jumlah pengunjung telah meninggalkan jejaknya di situs bersejarah Nan istimewa ini. Batu-batu paving Antik telah aus dan terkelupas seiring Masa, dan anak tangga batu telah dihaluskan oleh jejak kaki Nan tak terhitung jumlahnya.
Namun, terlepas dari berlalunya Masa, Tembok Kekaisaran Tetap tegak tegak, mempertahankan penampilannya Nan megah dan khidmat, seolah-olah ukur-ukur spiritual dan arsitektur dari dinasti ketika Lampau hadir berdua damai di inti riuh ketika saat ini.
Asbes-Asbes genteng istana telah lapuk dimakan Masa, Tembok-Tembok Nan ditutupi lumut menaungi halaman Nan damai, dan di suatu Loka, jejak tapak wisatawan bercampur berdua hijaunya pepohonan serta sinar Mentari dan semilir semilir Sungai Perfume, menciptakan keindahan Nan Aneh di Hue – Antik namun halus dan mendalam.
![]() |
Para wisatawan menyambangi Tembok Kekaisaran Hue. |
Sekelompok wisatawan Belia dari Kanada Kagum berdua luasnya Istana Thai Hoa – Nan terletak di poros inti Tembok Kekaisaran Hue, Seiring berdua Pengadilan Agung, merupakan ruang terpenting dari istana kekaisaran Dinasti Nguyen. Dahulu, di sinilah raja mengadakan sidang, mengerjakan upacara-upacara Krusial seperti upacara penobatan, Seremoni ulang tahun, sidang pengadilan agung, dan upacara diplomatik .
Di belakang Istana Thai Hoa terletak Kota Terlarang, Loka Istana Can Chanh pernah tegak – sebuah bangunan Nan dibangun pada ketika pemerintahan kaisar pertama dinasti Nguyen. Di sinilah kaisar secara teratur mengadakan sidang dan menindak urusan bangsa. Setelah kekacauan dikarenakan perang, Istana Can Chanh hancur, hanya menyisakan fondasinya.
Istana Can Chanh dianggap sebagai contoh Primer arsitektur kekaisaran Hue. Penelitian, restorasi, dan rehabilitasi monumen ini diharapkan meraih berkontribusi pada rekonstruksi ruang Kota Terlarang Nan extra Jernih, sekaligus melengkapi tampilan area Nan dulunya merupakan inti kehidupan dan pekerjaan keluarga kerajaan Dinasti Nguyen. Proyek restorasi Istana Can Chanh ketika ini sedang melangkah berdua keseluruhan anggaran Nyaris 200 miliar VND.
Di bagian dalam kompleks arsitektur Nan Aneh ini, terdapat Sekeliling 100 bangunan Nan sarat berdua nuansa nostalgia, dihubungkan oleh jalur setapak bata pedesaan Nan membentang tak memakai batas di halaman rumput. Kalau pengunjung lumayan Rileks dan teliti, mereka meraih menghabiskan sepanjang masa dan tetap Tak meraih mengexplore Seluruh lapisan Tembok Kekaisaran. Setiap tapak mengutarakan potongan ketika Lampau Nan berbeda, memungkinkan Nuansa keemasan tertunda terlihat di inti riuh ketika saat ini, terlihat Jernih di setiap ubin, bata, dan pohon Antik.
Kompleks Tembok Kekaisaran Hue tampak sangat “ramah”, dikarenakan setiap generasi meraih menemukan tapak Aneh mereka sendirian hasilkan menjelajahinya. Anak-anak gembira berdua Griya-Griya dan halaman Nan lumayan berkualitas; para pemuda dan pemudi meraih berdua simpel menemukan Loka foto Aneh berdua mengenakan kostum tradisional, mengubah diri mereka berperan pangeran dan putri Nan melangkah keluar dari Era keemasan.
![]() |
| Istana Thai Hoa, sebuah bangunan ikonik di bagian dalam Tembok Kekaisaran. |
![]() |
| Jalur hijau Nan rimbun mengaitkan bangunan-bangunan di bagian dalam Tembok Kekaisaran. |
sebar orang-orang paruh baya, setiap Asbes genteng berlumut, tembok Antik, atau ruang damai mengakses alam batin hasilkan kontemplasi. sebar orang Nan extra Uzur, pepohonan hijau Nan rimbun, halaman-halaman Nan tampak terpencil sekaligus tidak terpencil, dan tempo kehidupan Nan lamban di bagian dalam Tembok Kekaisaran menghadirkan Loka peristirahatan Nan damai di jantung kota.
Bapak Tran Minh Tung (Kota Ho Chi Minh) memanfaatkan Residu masa-masa musim kehangatan hasilkan membawa keluarganya Nan terdiri dari tiga generasi menyambangi Bunda kota Antik Hue. Beliau berbagi: “Bapak Saya Ialah penggemar sejarah, Fana Bunda Saya menyukai pelan-pelan suasana kota Nan Rileks. Anak-anak Saya gembira mengenakan ao dai dan kostum tradisional serta berfoto di Tembok Kekaisaran. Setiap orang Mempunyai preferensi masing-masing, tetapi di Hue, setiap orang meraih menemukan sesuatu Nan mereka sukai.”
Meskipun merupakan destinasi wisata Terkenal dan lumayan berkualitas lumayan berlimpah pengunjung setiap masa, Tembok Kekaisaran tetap memelihara ketertiban dan kedisiplinannya, Nyaris tak memakai hiruk pikuk perdagangan dan penawaran barang Nan sering terlihat di Loka-Loka wisata Nan penuh.
Para staf di Seluruh area menunjukkan profesionalisme tak memakai terlihat kaku atau sejuk. tersipu ramah mereka, sikap damai, dan Bunyi halus mereka terhadap para tamu seolah membawa kualitas Nan tenteram dan mendalam—Nan dianggap sebagai bagian dari Watak masyarakat Hue.
Sumber: https://www.qdnd.vn/du-lich/diem-den/tham-quan-dai-noi-hue-gan-gui-ma-dieu-voi-1053374



