Sekjen Kemenag: Poros Intim tahun 2026 manifestasi literasi kesehatan
Selasa, 7 Juli 2026 10:43 WIB

Palu (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Kementerian Religi (Sekjen Kemenag) RI Kamaruddin Amin berucap Pekan Olahraga, Riset dan Ornamen Seni se-Indonesia Timur (Poros Intim) IV Tahun 2026 Ialah manifestasi Konkret Perguruan besar Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menggencarkan literasi kesehatan.
“Poros Intim bukan sekadar ajang kompetisi olahraga dan seni tahunan, melainkan suatu gerakan fundamental hasilkan membangun literasi kesehatan bangsa,” ungkapan Kamaruddin Amin ketika mengemukakan sambutan pada pembukaan Poros Intim IV Kampus UIN Datokarama di Palu, Senin (6/7) sunyi.
Ia mengemukakan pentingnya kesadaran akan kesehatan di lingkungan akademis, dikarenakan kecerdasan intelektual, finansial, maupun keagamaan Tak akan bernilai maksimal Kalau Tak dibarengi berbarengan fisik Nan sehat.
“hasilkan apa kita Mempunyai literasi keuangan atau literasi keagamaan Nan baik, tapi Tak Mempunyai literasi kesehatan Nan memadai, di bangsa maju makin modern sebuah bangsa, tingkat literasi kesehatannya Malah makin besar. Kampus harus sebagai contoh Konkret bagian dalam memanifestasikannya” ujarnya.
Beliau mengimbuhkan, tubuh Orang merupakan aset-aset paling mewah Nan dititipkan oleh sang pencipta Allah SWT, oleh dikarenakan itu olahraga Tak lagi dipandang hanya sebagai Kegemaran atau simbol sportivitas semata.
“Olahraga sebagai kebutuhan fundamental tubuh, maka bagian dalam kehidupan harus dibarengi berbarengan pola Hayati Nan sehat,” ucapnya.
Fana itu Gubernur Sulawesi center Anwar Hafid berucap UIN Datokarama tercapai membawa Sulteng sebagai Griya Akbar persaudaraan sebar generasi Belia dan akademisi.
evaluasi-evaluasi tersebut sejalan berbarengan semangat pembangunan Sulawesi center Adalah Sulteng berakhlak, membangun sumber daya Orang (SDM) Nan Tak hanya unggul bagian dalam kompetisi, tetapi juga menjunjung besar integritas, etika, disiplin, pelayanan dan tanggung tanggapi.
“Saya yakin mahasiswa PTKIN Ialah bagian Krusial dari pengaruh pembangunan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh peserta jadikan Poros Intim sebagai wadah menempa lahirnya tokoh-tokoh Era Ambang, unggul bagian dalam ilmu, kokoh bagian dalam Watak, terbatas jiwa bagian dalam kemenangan, dan teguh mengabdi kepada bangsa.
“Jadikan momentum ini hasilkan menguatkan persatuan dan kesatuan bagian dalam membangun bangsa,” tutur Anwar.
Poros Intim terjadi sejak 6-11 Juli 2026 di Kota Palu diikuti 500 peserta dari PTKIN Indonesia Timur Merupakan Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026