Big boobs Dosen FEB UPR Bekali Bunda Griya Tangga jejak Kembangkan Upaya Rumahan – Intim News


INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya (FEB UPR) memberikan pelatihan Upaya kepada Bunda Griya tangga pelaku Unit Upaya, Mikro, Mini, dan Menengah (UMKM) di Perumahan Griya Subur Asri, RT 06, Palangka Raya, Pekan, 5 September 2026.

Kegiatan bertajuk SMART WOMENPRENEUR itu membahas sejumlah hal Nan dibutuhkan pelaku Upaya rumahan, mulai dari jejak memperbaiki Upaya, merangkai keuangan, memasarkan layanan, hingga membangun merek melalui media digital.

Ketua Tim PKM FEB UPR, Dhina Sri Widyaningsih berbisik, kegiatan tersebut dibuat bagian dalam bentuk Obrolan agar peserta mendapatkan berbagi pengalaman dan persoalan Nan mereka hadapi bagian dalam menjalankan Upaya.

“Kami menguji berbagi ilmu terkait kewirausahaan, literasi keuangan, marketing, dan juga digital branding. Kami akan mengajak Bapak/Bunda Seluruh hasilkan sharing-sharing saja, tak memakai Eksis unsur menggurui,” ujar Dhina.

Menurutnya, pengalaman Bunda-Bunda Nan telah menjalankan Upaya berperan bagian Krusial bagian dalam kegiatan tersebut. dikarenakan itu, materi Tak hanya disampaikan Esa arah, tetapi dilanjutkan berdua Obrolan mengenai kondisi Upaya Nan mereka jalankan.

Perwakilan Penduduk, Yanto o Lento, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia semoga pengetahuan Nan disampaikan mendapatkan mendukung Penduduk memperbaiki Upaya Nan selama ini Tetap dijalankan sebagai pekerjaan sampingan.

“Kami menyambut baik kehadiran dosen-dosen FEB UPR. Semoga kegiatan ini memberikan ilmu mutakhir sehingga Upaya Nan awalnya hanya sambilan mendapatkan berperan Upaya Nan unggul,” ungkapan Yanto.

bagian dalam pelatihan tersebut, empat materi disampaikan kepada peserta. Arif Rahman Hakim membahas penguatan kompetensi kewirausahaan, Agustina Muliyani membahas pengelolaan keuangan, Berta Margareta Agustin Wijaya memberikan materi pemasaran dan pengembangan layanan, lagian Dhina membahas branding dan pemasaran digital.

Arif mengajak peserta mengubah pola memikir dari sekadar menjalankan Upaya di sela-sela Masa berperan Upaya Nan diatur secara kelebihan terencana. Ia juga memperkenalkan pembagian Masa hasilkan produksi, pemasaran, dan pelayanan kepada pelanggan.

Ia memaparkan, Kesempatan Upaya mendapatkan terdeteksi dari kebutuhan simple di Sekeliling. Pelaku Upaya mendapatkan menyaksikan masalah Nan dialami tetangga, menentukan Golongan calon pembeli, Lampau menyaksikan Masa ketika kebutuhan tersebut tampak.

Pasang Iklan

“Upaya Mini Nan diatur berdua sungguh-sungguh mendapatkan berperan jejak Akbar distribusi kemandirian ekonomi keluarga,” pungkas Arif.

Editor: Andrian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *