INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun membangun ekosistem lintas sektor hasilkan mendukung klien pemasyarakatan kembali menjalani kehidupan di inti masyarakat secara Berdikari dan produktif.
Upaya itu dibahas bagian dalam Focus grup Discussion (FGD) bertema Membangun Ekosistem Lintas Sektor hasilkan Reintegrasi dan Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan di Hotel Mercure Pangkalan Bun, Kamis, 17 September 2026.
Lembaga tersebut mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai unsur, mulai dari instansi rezim, sektor swasta hingga Rekan masyarakat. Bapas Kelas II Sampit dan Bapas Kelas II Muara Teweh turut membuntuti kegiatan secara daring.
Kepala Kantor area Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan inti, Hensah, ketika mengakses kegiatan secara virtual, berbisik alur reintegrasi sosial membutuhkan keterlibatan lumayan melimpah pihak.
Menurut Beliau, pemulihan Interaksi Hayati, kehidupan, dan penghidupan klien pemasyarakatan Tak mendapatkan hanya menggunakan jajaran pemasyarakatan.
“alur pemulihan Klien Pemasyarakatan Tak mendapatkan dibebankan kepada jajaran Pemasyarakatan semata. Keberhasilan reintegrasi sosial sangat bergantung pada komitmen dan partisipasi hidup seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat,” ucapan Hensah.
Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun, Tigor Immanuel Hutabalian, berbisik FGD sebagai ruang hasilkan menyatukan peran berbagai pihak bagian dalam membangun bantuan sebar klien pemasyarakatan.
Kolaborasi itu mencakup pemenuhan kebutuhan Asas, pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan peran Golongan Masyarakat Acuh Pemasyarakatan (Pokmas Lipas).
“jejak kolaboratif ini Ialah komitmen Bapas Pangkalan Bun bagian dalam menekan Nomor pengulangan tindak pidana atau residivisme sekaligus mengikis stigma negatif,” ujar Tigor.
Menurut Tigor, klien pemasyarakatan membutuhkan bantuan lingkungan agar mendapatkan kembali beradaptasi dan Mempunyai kesempatan hasilkan memperbaiki kemampuan setelah menjalani alur pembinaan.
dikarenakan itu, keterlibatan rezim, Bumi Upaya dan masyarakat sebagai bagian Krusial bagian dalam membangun ekosistem Nan mendukung alur reintegrasi.
“Kita Mau menjaga Klien Pemasyarakatan mendapatkan kembali berintegrasi secara Berdikari, positif, dan produktif,” katanya.
bagian dalam FGD tersebut, peserta juga membahas berbagai hambatan Nan dihadapi klien bagian dalam alur reintegrasi. Pembahasan diarahkan pada penyusunan jejak Seiring hasilkan mengakses melangkah masuk pemberdayaan, pelatihan dan Kesempatan ekonomi sebar klien pemasyarakatan.
Bapas Pangkalan Bun semoga kolaborasi lintas sektor tersebut mendapatkan berikut diperkuat sehingga reintegrasi sosial Tak berhenti pada alur pembinaan, tetapi berlanjut berdua bantuan Konkret ketika klien kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian