Big boobs UIN Datokarama Palu jadikan kampus sebagai laboratorium moderasi beragama


UIN Datokarama Palu jadikan kampus sebagai laboratorium moderasi beragama

Sabtu, 19 September 2026 12:10 WIB

Image Print

Rektor UIN Datokarama Palu Lukman Thahir (inti) Seiring Kadis Pendidikan Sulteng, Kepala Kanwil Kemenag Sulteng dan Direktur Program Institut Leimena bagian dalam kegiatan lokakarya Literasi Keberagaman Lintas Budaya (LKLB) di Kota Palu, Sulawesi inti. ANTARA/Moh Salam

Palu (ANTARA) – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu berkomitmen menjadikan kampusnya sebagai laboratorium Hayati atau living laboratory moderasi beragama berbarengan mengakses ruang belajar Nan inklusif distribusi seluruh anak bangsa, tak memakai membedakan latar belakang Religi.

“UIN Datokarama Palu itu living laboratory of religious moderation, jadi di sana sebagai laboratorium Hayati ciptakan bagaimana merawat keberagaman,” ungkapan Rektor UIN Datokarama Palu Lukman Thahir ditemui awak media di Kota Palu, Sulteng, Sabtu.

Ia mengemukakan keberagaman merupakan realitas Nan telah Eksis terpencil sebelum bangsa Indonesia merdeka, sehingga merawat kebinekaan sebagai keharusan Nan dijalankan oleh seluruh masyarakat.

Ia menerangkan pentingnya pemahaman terkait keberagaman agar diwujudkan melalui interaksi langsung antar-Perseorangan Nan berbeda keyakinan maupun budaya.

“tidak akurat Esa bentuk Konkret penerapan inklusivitas Merupakan kami telah meraih mahasiswa non-muslim ciptakan menempuh pendidikan di kampus tersebut, sehingga kalau Eksis Nan Mau belajar bagaimana keberagaman itu dirasakan langsung maka UIN Datokarama Palu tempatnya,” katanya.

Ia berucap pengelolaan keberagaman Nan susut berkualitas meraih berpeluang menimbulkan timbulnya sengketa dan ketidaknyamanan di area.

“Hingga ketika ini kami terus membangun kolaborasi berbarengan berbagai pihak Nan konsen merawat kebinekaan tidak akurat satunya berbarengan Institut Leimena ini,” ucapnya.

Lukman mengutarakan seluruh pihak, termasuk alumnus kampus di UIN Datokarama Palu, meraih berperan menyusuri ciptakan memelihara keberagaman di inti masyarakat bagian dalam memelihara perdamaian dan kerukunan umat beragama di area tersebut.


Pewarta :



Editor:
Muhammad Zulfikar



COPYRIGHT © ANTARA 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *