|
Keakraban dan gaya Hayati Nan sibuk mendapatkan menyebabkan Kekasih menghabiskan extra terbatas Masa Seiring. |
Eksis paradoks Biasa bagian dalam Interaksi jangka melebar: makin dua orang saling memahami dan akrab, makin susut intim Emosi mereka Esa Baju lain.
Sebuah studi Jerman Nan melacak Sekeliling 2.500 Kekasih bagian dalam Interaksi jangka melebar menemukan bahwa kebutuhan akan keintiman pada cowok dan wanita pada awalnya lumayan mirip, tetapi berubah seiring Masa. Pada cowok, tingkat ini pelan berkurang; dan pada wanita, penurunannya bahkan extra Sigap. keluaran ini dinyatakan oleh jurnalis sains Daniel Bergner ketika membahas perubahan bagian dalam kehidupan Kekasih jangka melebar.
Perlu dicatat bahwa perubahan tersebut Tak terus berasal dari apakah seseorang Tetap Anjlok percintaan atau Tak, menurut Vice .
Ketika orang Nan Anda cintai berperan terlalu akrab.
Model Kontrol Ganda (Dual Control Model/DCM), Nan dikembangkan oleh para peneliti di Institut Kinsey ciptakan Studi Gender, Reproduksi, dan ngentot (AS), menunjukkan bahwa respons terhadap keintiman dipengaruhi secara bersamaan oleh dua platform: Esa Nan mendorong keintiman dan Esa Nan menghambatnya.
Unsur-Unsur Nan membangkitkan kegembiraan mendapatkan bertindak seperti “pedal akselerator,” sebuah istilah Nan diciptakan oleh Institut Kinsey ciptakan memaparkan elemen-elemen Nan menyebabkan kegembiraan; Fana stres, kecemasan, kelelahan, atau masalah Nan belum terselesaikan seperti “pedal rem,” Nan menghambat kegembiraan.
bagian dalam kehidupan Kekasih Nan telah pelan Seiring, Eksis lumayan berlimpah hal Nan mendapatkan berdua praktis menunda hal itu. saat kerja Nan melebar. Anak-anak Nan harus diurus. Pekerjaan Griya Nan belum tuntas. Pertengkaran Nan belum terselesaikan. bangkit pagi keesokan harinya. Banjir pesan terkait pekerjaan Nan berikut-menerus di telepon.
Seseorang mungkin Tetap menganggap calon pasangannya lumayan baik, tetapi ketika orang lain mendekat, memikirkan mereka telah dipenuhi berdua berbagai hal lain.
![]() |
|
Kualitas Interaksi jangka melebar dibangun berdasarkan interaksi terkecil sekalipun bagian dalam kehidupan sehari-saat. |
bagian dalam bukunya *Mating in Captivity *, terapis Esther Perel juga membahas paradoks lain dari Interaksi jangka melebar: orang membutuhkan keamanan dan keintiman, tetapi daya tarik terkadang membutuhkan hal anyar, Selera Mau tahu, dan jarak tertentu.
Ketika dua orang Hayati Seiring lumayan pelan, mereka mendapatkan saling mengenal terlalu baik. Mereka tahu apa Nan akan dikatakan orang lain, apa Nan mereka jatuh perasaan santap, Bilamana mereka Baju emosi, dan apa Nan mereka lakukan di ujung pekan. Keakraban ini memberikan Selera terjamin, tetapi Kalau kehidupan Seiring hanya berputar di Sekeliling Duit, pekerjaan Griya tangga, pekerjaan, dan jadwal keluarga, kedua orang tersebut extra cenderung menyaksikan Esa Baju lain sebagai Rekan Nan bekerja Baju daripada dua Perseorangan Nan Mempunyai lumayan berlimpah hal ciptakan dieksplorasi .
Penelitian Nan dijalankan oleh Amy Muise, seorang peneliti Interaksi di Universitas York, juga berfokus pada Unsur ini. Menurutnya, keterikatan mendukung merawat koneksi, tetapi Interaksi Nan langgeng tetap membutuhkan “keunikan”—Emosi bahwa setiap orang Ialah Perseorangan berdua pengalaman dan dunianya seorang diri.
Sederhananya, dua orang Tak harus melaksanakan semuanya Seiring-Baju.
Seseorang mungkin Mempunyai Golongan rekan, Kegemaran, atau menghabiskan Masa ciptakan aktivitas Nan Tak diikuti oleh orang lain. Ketika mereka Berjumpa kembali, mereka Mempunyai kisah anyar ciptakan dibagikan, alih-alih menghabiskan sepanjang saat membahas masalah keluarga.
Hal anyar Tak terus harus berupa perjalanan vip atau kencan Nan diagendakan secara rumit. Restoran anyar, kelas anyar, perjalanan kilat, atau sekadar Berjumpa Kekasih Anda di Loka Nan berbeda mendapatkan menciptakan Selera kebaruan. dikarenakan terkadang Nan Lenyap bukanlah daya tarik mula, tetapi kesempatan sebar dua orang ciptakan saling menyaksikan di bagian luar peran mereka Nan telah Normal.
Jangan terburu-buru merenung bahwa percintaan telah berubah.
Ketika seseorang menyadari bahwa mereka susut tertarik ciptakan berhubungan intim dinilai sebelum itu, reaksi pertama mereka seringkali Ialah mencari penyebab bagian dalam Interaksi tersebut: “Apakah Saya telah Tak mencintainya lagi?”, “Apakah orang lain telah berubah?”, atau “Apakah Eksis Nan tidak akurat di antara kita?”.
Namun sebelum memungut Konklusi tersebut, para Pakar menyarankan ciptakan menyaksikan extra melebar bagaimana keduanya menjalani Hayati mereka.
bagian dalam * The Seven Principles for Making Marriage Work *, psikolog John Gottman berfokus pada interaksi sehari-saat antara Kekasih. Menurutnya, kualitas suatu Interaksi Tak hanya ditentukan oleh peristiwa-peristiwa Akbar, tetapi juga oleh bagaimana dua orang bereaksi Esa Baju lain bagian dalam saat elok-saat elok Nan sangat Mini, termasuk apakah mereka saling mendengarkan, menunjukkan kepedulian, dan meluangkan Masa ciptakan memahami Bumi masing-masing.
Hal ini terutama terlihat ketika kehidupan Seiring berperan terlalu sibuk. Kalian berdua mungkin Tetap berbicara setiap saat, tetapi sebagian Akbar perbicangan hanya seputar “Kita santap apa ciptakan santap sunyi?”, “Sudahkah Anda menjemput anak-anak?”, “Siapa Nan akan belanja bahan makanan besok?”, atau “teringat ciptakan membayar tagihan.” Mereka berkomunikasi berikut-menerus tetapi Tak akurat-akurat tersambung.
![]() |
|
Mempertahankan Kegemaran dan Masa pribadi mendapatkan memberikan setiap orang pengalaman anyar ciptakan dibagikan berdua pasangannya. |
bagian dalam hal ini, solusinya Tak harus dimulai berdua menguji membangkitkan kembali Emosi di mula Interaksi. Mungkin perlu dimulai berdua hal-hal Nan susut romantis seperti lumayan istirahat, menyusutkan stres, membagi tugas Griya tangga, menyelesaikan perselisihan Nan berkepanjangan, atau menciptakan Masa di mana Anda berdua Tak perlu berperan sebagai orang Uzur, pegawai, atau pengelola Griya tangga.
Sebuah Interaksi juga membutuhkan ruang pribadi. Dua orang mendapatkan saling menyayangi tak memakai mengetahui setiap memikirkan, aktivitas, atau pengalaman orang lain. Jarak Nan lumayan terkadang menciptakan kesempatan sebar setiap orang ciptakan tersambung kembali berdua minat dan individualitas mereka seorang diri.
Nan extra Krusial lagi, perubahan ini perlu didiskusikan tak memakai mengubahnya berperan tuduhan.
Seseorang Nan susut proaktif Tak terus berarti mereka berhenti menyayangi. Sebaliknya, orang lain Nan merasakan tidak terhubung hubungannya Tak berarti mereka terlalu menuntut. Kedua kebutuhan tersebut mendapatkan hadir bersamaan dan harus dibahas bagian dalam perbicangan Nan Baju.
Alih-alih bertanya “Kenapa Anda Tak Baju seperti masa lalu?” atau “Apakah Anda Tetap mencintaiku?”, Soal mendapatkan dimulai berdua hal-hal Nan extra spesifik seperti “Apa Nan Membikin kita begitu Capek ujung-ujung ini?”, “Apa Nan menyebabkan kita makin menjauh?”, “Bilamana terakhir kali kita akurat-akurat senang Seiring?”
Kebutuhan akan keintiman juga mendapatkan berubah seiring bertambahnya usia, pekerjaan, kondisi kehidupan, dan lumayan berlimpah Unsur lainnya. Oleh dikarenakan itu, periode kurangnya keintiman bukanlah secara otomatis pertanda bahwa suatu Interaksi akan berakhir.
Nan extra Krusial lagi, sangat Krusial ciptakan mempertimbangkan apakah kedua Perseorangan tersebut Tetap Mau memahami apa Nan menyusuri di antara mereka. Kalau perubahan tersebut bersifat menetap, menimbulkan tekanan, atau disertai masalah kesehatan, pengobatan, atau masalah psikologis, berbicara berdua dokter atau spesialis juga mendapatkan mendukung memutuskan penyebabnya.
Sumber: https://znews.vn/khi-yeu-lau-vi-sao-bot-gan-gui-post1685047.html

