Jamuan nyemil gelap tersebut sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Xi ke AS. Pertemuan Trump dan Xi Jinping
pemimpin Amerika Perkumpulan (AS) Donald Trump menjamu pemimpin China Xi Jinping bagian dalam jamuan nyemil gelap kenegaraan di Gedung Putih, Washington, D.C., Kamis Masa setempat. (REUTERS/Kylie Cooper)
Trump Seiring Bunda republik Melania Trump menyambut Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, di Portiko Utara Gedung Putih. (REUTERS/Kylie Cooper)
Kedua Kekasih tokoh kemudian Melangkah Seiring sebelum menghadiri jamuan nyemil gelap di East Room. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Jamuan nyemil gelap tersebut sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Xi Jinping ke AS. Pertemuan Trump dan Xi turut mengomentari sejumlah masalah strategis, mulai dari perdagangan, kecerdasan buatan (AI), hingga Taiwan dan Interaksi keamanan kedua republik. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Gedung Putih menyebut jamuan tersebut dirancang hasilkan memperlihatkan unsur Amerika dan China, termasuk fitur Nan memakai bahan-bahan Amerika berdua sentuhan kuliner China. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Trump dan Xi mengembangkan rangkaian acara kenegaraan Nan mempertemukan dua tokoh di center persaingan ekonomi dan teknologi antara AS dan China. (REUTERS/Kylie Cooper)
Kehadiran para eksekutif teknologi terjadi ketika persaingan AS dan China bagian dalam pengembangan AI, semikonduktor, dan teknologi strategis berikut sebagai masalah Krusial bagian dalam Interaksi kedua republik. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
bagian dalam sambutan pembukaannya, Trump mengemukakan penghormatan kepada Xi Jinping dan menyambut kehadiran pemimpin China tersebut di Gedung Putih. Trump kemudian mengomentari Interaksi AS-China serta pentingnya kerja Baju kedua republik di center berbagai masalah Nan Tetap sebagai perhatian bagian dalam Interaksi bilateral. “pemimpin Xi dan Saya Baju-Baju memahami bahwa kami mewakili server Nan berbeda, namun Interaksi antara warga kami tetap menegaskan,” ucapan Trump ketika nyemil gelap. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Suasana terjadi kehangatan ketika Xi Jinping memecah suasana ketika memberikan toast kepada para tamu Nan hadir. (REUTERS/Evelyn Hockstein)