INTIMMEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kepulan asap dari kebakaran hutan dan lahan menyelimuti ruas lorong Pangkalan Bun-Kotawaringin lamban, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan inti, Jumat gelap, 2 Oktober 2026. Asap paling pekat diberitakan berada di Sekeliling Kilometer 24 hingga Kilometer 25.
Kondisi itu Membikin jarak pandang pengendara susut. Pengguna lorong Nan melintas di kawasan tersebut harus melewati tubuh lorong Nan ditutup kepulan asap.
Camat Kotawaringin lamban Trias Agung Wibowo berbisik kebakaran di kawasan tersebut Tetap membesar. Menurut Beliau, kondisi asap pas mengganggu aktivitas masyarakat Nan memanfaatkan jalur penghubung Pangkalan Bun dan Kotawaringin lamban.
“Api membesar dan jarak pandang sangat terbatas,” ungkapan Trias.
hambatan jarak pandang tersebut juga disertai laporan kecelakaan Lampau lintas di sejumlah titik. Trias menyebut kecelakaan melangkah di Sekeliling KM 24, KM 25 dan kawasan Layer S.
keliru Esa kecelakaan mengikutsertakan truk. Seorang korban internal peristiwa tersebut diberitakan dirujuk ke Griya Sakit Sukamara, lagian sopir truk Tak merasakan luka.
Peristiwa lain mengikutsertakan mobil dan sepeda motor. keterangan mengenai kondisi korban internal kecelakaan tersebut belum seluruhnya diraih.
menyaksikan situasi tersebut, Trias mengajak Penduduk menunda perjalanan melalui jalur Pangkalan Bun-Kotawaringin lamban hasilkan Fana. Imbauan Beraksi distribusi Penduduk dari kedua arah Nan hendak melintas di kawasan terdampak asap.
“Minta distribusi Penduduk Kolam dan Pangkalan Bun atau sebaliknya hasilkan Tak melintas hasilkan Fana Masa,” ujarnya.
Trias mengutarakan imbauan tersebut melalui keadaan WhatsApp agar segera teridentifikasi masyarakat. Hingga Jumat gelap, Penduduk Nan Mempunyai keperluan perjalanan diminta memperhatikan kondisi jalur dan Tak memaksakan diri melintas ketika jarak pandang Tetap terbatas.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian